[FF] [Key/Amber] Colors 2

tumblr_m9cr0sIxa21ryhlqvo1_500

Title     : Colors

Author             : Yuni (@Yuni ya Yuni)

Editor              : Mocha (@Mochamo)

Cast                 : Amber  Liu (Fx) , Kim Kibum Aka Key (Shinee), Lee Sang Jin (si author), Donghae,

Genre              : Romance, Friendship

haduhh reders maapkan editor yang satu ini ya,, ni ff gue ralat bukan twoshoot tapi mungkin ada beberapa chapter.. maapkan editor yang satu ini.. bener” minta maap saya.. 🙂

lagsung aja deh…

…………………….

Amber POV

Akhirnya aku sampai didepan rumahnya Ahjussi Kim. Tidak ada yang berubah dari rumah ini. Masih sama seperti yang dulu. Warnanya, arsitekturnya, suasananya, dll. Ahh ingin sekali aku kembali ke masa itu. Baiklah, sesi nostalgia selesai. Aku masuk kedalam halaman rumah ini. Agak takut sebenarnya. Karna sudah lama sekali aku tidak berkunjung kerumah ini. Bagaimana kalau mereka sudah lupa denganku?

Oke Amber, kamu ga boleh takut. Anggap aja ini rumah mu sendiri. Oke?? Dengan tangan gemetar aku memecet bel pintu rumah ini. Terdengar suara seorang namja dari dalam rumah. Aigoo mengapa aku jadi tegang seperti ini??

“nuguseo???”teriak namja itu dari dalam rumah

Cerkeeeeeeeeeeeeek (anggap aja ini bunyi pintu yg dibuka). Pintu rumah itu terbuka. Dan muncullah sesosok namja yg kutemui di halte bus tadi pagi. Apakah anak laki-laki itu namja ini??

“hey.. kau yg dikantin tadi bukan?”tanyanya membuyarkan lamunanku

“ah ne.. aku yg dikantin dan dihalte bus tadi”jawabku sambil mencoba mensterilkan nafasku

“ne aku ingat.. ada perlu apa kau kemari”tanyanya sambil melihat map yg kubawa ditanganku

“oh ini.. appaku menitipkan berkas ini untuk Ahjussi Kim”jawabku sambil menyerahkan map berisi berkas itu

“ahjussi Kim??”tanyanya bingung. Mungkin appanya tidak pernah memberitahunya tentangku.

“ne… kenapa?? Apa kau anaknya?? Tapi mengapa aku tidak pernah melihatmu??”tanyaku bertubi-tubi. Aku sangat penasaran dengan namja ini

“ne aku anaknya. Aku tinggal di Paris dengan nenekku dulu.”jawabnya singkat

“ohh.. baiklah kalau begitu. Aku akan segera pulang”kataku sambil bergegas pergi

“hey tunggu…”teriaknya sambil memegang pergelangan tanganku

“wae??”jawabku sambil melihat tangannya yang memegang pergelanganku. Entah karna takut atau salah tingkah, dia langsung melepaskan tangannya

“kita belum berkenalan kan. Namaku Kim Kibum, panggil saja Key”ucapnya sambil menyodorkan tangan

“Amber Liu imnida”jawabku sambil menyambut uluran tangannya

“Kibum siapa itu??”panggil seorang namja dibelakangnya

“ah.. ini ada Amber appa”jawab Key. Ternyata pria yg memanggilnya itu appanya

“mwo?? Amber ?? Aigooo aku sangat merindukanmu, sudah lama sekali aku tidak bertemu denganmu”ucap Kim Ahjussi sambil memelukku. Saat aku masih kecil dulu, keluarga ini sangat menyayangiku karna Key alias Kibum yg tinggal di Paris.

“nado ahjussi. Aku juga merindukanmu”jawabku. Masih dalam pelukan Kim Ahjussi. Aku lihat Key hanya bisa tersenyum melihat kami. Mungkin dia mengerti mengapa appanya memelukku

“apa yg membawamu kemari Amber-ah~”tanyanya lalu melepaskan pelukannya

“appaku menyuruhku membawa berkas itu kemari”jawabku sambil menunjuk map yang Key bawa

“oh begitu. Kamsahamnida Amber-ah~. Apa kau mau masuk dulu? Aku yakin Kim Ahjumma sangat senang saat melihatmu”tawar Kim Ahjussi padaku

“mianhae ahjussi, aku harus segera pergi. Masih ada tugas yang belum aku selesaikan.. aku janji, aku akan bermain kesini lagi nanti”tolakku halus sambil berlalu pergi

“ok baiklah kalau begitu. Sampaikan salamku pada appamu ya”ucapnya sambil melambaikan tangannya padaku

“siiip”jawabku sambil mengacungkan jempolku padanya

Key POV

Aigoo aku lelah sekali hari ini. Mungkin tidur siang akan mengembalikan energiku. Baru saja ingin memjamkan mataku, bel rumahku berbunyi. Huuuft mungkin aku akan tidur nanti saja

“nuguseo???”teriakku dari dalam rumah

Cerkeeeeeeeeeeeeek (anggap aja ini bunyi pintu yg dibuka). Aku membuka pintu rumahku. Dan muncullah sesosok yeoja yang kutemui di halte dan kantin hari ini. Mau apa dia kemari?? Dan darimana dia tau rumahku

“hey.. kau yg dikantin tadi bukan?”tanyaku membuyarkan lamunannya

“ah ne.. aku yg dikantin dan dihalte bus tadi”jawabnya sambil mencoba mensterilkan nafasnya. Mungkin

“ne aku ingat.. ada perlu apa kau kemari”tanyaku sambil melihat map yang ada ditangannya

“oh ini.. appaku menitipkan berkas ini untuk Ahjussi Kim”jawabnya sambil menyerahkan map berisi berkas itu

“ahjussi Kim??”tanyaku bingung. Appa tidak pernah menceritakan Yeoja ini padaku.

“ne… kenapa?? Apa kau anaknya?? Tapi mengapa aku tidak pernah melihatmu??”tanyanya bertubi-tubi.

“ne aku anaknya. Aku tinggal di Paris dengan nenekku dulu.”jawabku singkat

“ohh.. baiklah kalau begitu. Aku akan segera pulang”katanya sambil bergegas pergi

“hey tunggu…”teriakku sambil memegang pergelangan tangannya

“wae??”jawabnya sambil melihat tanganku yg memegang pergelangannya. Sontak aku langsung melepaskan genggamanku ditangannya

“kita belum berkenalan kan. Namaku Kim Kibum, panggil saja Key ”ucapku sambil menyodorkan tangan

“Amber Liu imnida”jawabnya sambil menyambut uluran tanganku

“kibum siapa itu??”panggil seorang namja dibelakangku

“ah.. ini ada Amber Liu appa”jawabku pada appaku yg memanggilku tadi

“mwo?? Amber?? Aigooo aku sangat merindukanmu, sudah lama sekali aku tidak bertemu denganmu”ucap appaku sambil memeluknya. Mungkin appa dan amma sangat menyayanginya karna aku dulu tinggal di Paris.

“nado ahjussi. Aku juga merindukanmu”jawabnya. Masih dalam pelukan Appa . Aku hanya bisa tersenyum melihat mereka. Aku bisa mengerti bagaimana hubungan mereka

“apa yg membawamu kemari Amber-ah”tanyanya lalu melepaskan pelukannya

“appaku menyuruhku membawa berkas itu kemari”jawabnya sambil menunjuk map yang aku bawa

“oh begitu. Kamsahamnida Amber-ah. Apa kau mau masuk dulu? Aku yakin Kim Ahjumma sangat senang saat melihatmu”tawar appaku padanya

“mianhae ahjussi, aku harus segera pergi. Masih ada tugas yang belum aku selesaikan.. aku janji, aku akan bermain kesini lagi nanti”tolaknya halus sambil berlalu pergi

“ok baiklah kalau begitu. Sampaikan salamku pada appamu ya”ucap appaku sambil melambaikan tangannya padanya

“siiip”jawabnya sambil mengacungkan jempolnya pada appaku

Mungkin setelah ini aku harus meminta appa dan ammaku menceritakan semuanya dari awal hingga akhir. Karna jujur, aku sangat penasaran dengan yeoja ini.

Amber POV

Akhirnyaa, aku tiba dirumah. Aku ingin langsung tidur dan mengingat semua kejadian yg kualami hari ini. Aku akan pergi ke kamar, dan berbaring disana. Mungkin aku akan tidur. Aku sangat lelah hari ini.

Aku telah sampai didepan kamarku. Dan saat aku membuka pintu……..

“YA! APA YG KAULAKUKAN DIKAMARKU???”teriakku karna ada sesosok namja cantik(?) yang tidur dikasurku

“YA! BISAKAH KAU TIDAK TERIAK HUH???”teriaknya balik. Huuuh namja ini sungguh sangat menyebalkan saudara-saudara.

“YA! INI KAMARKU! AKU BEBAS MELAKUKAN APAPUN YG AKU MAU”teriakku lagi tak kalah keras darinya

“YA! AKU TAU. TAPI BISAKAH KAU BERSIKAP LEBIH SOPAN???”teriaknya lagi. Aigooo pita suaraku bisa putus kalau begini caranya

“YA!  KAU uhhuuk uhuuuuk.. aduh oppa sudah ya. Sakit niih. Uhuuuk uhuuuk”ucapku sambil terbatuk-batuk karna berteriak tadi.

“ya.. ya.. ya.. tenggorokan oppa juga sakit”katanya sambil memegang lehernya yang panjang seperti jerapah itu.

“apa yang oppa lakukan di kamarku huh?”omelku pada oppaku ini

“aku tidak bisa jalan”jawabnya singkat

“wae?? Apa oppa lumpuh? Atau kaki oppa tidak ada sebelah?”tanyaku tidak kalah singkat

“heeh enak saja.. kaki oppa bengkak nih. Lihat?”ucapnya sambil menunjukkan kakinya yang bengkak itu

“oooh kenapa?”tanyaku lagi

“oppa jatoh dari tangga tadi. Karna kamarmu yang terdekat, jadi oppa dibawa kesini. Arraseo??”tanyanya sambil menjelaskan semuanya padaku

“aah ne ne arraseo oppa”jawabku sambil menganggukkan kepalaku

“sekarang, bisakah kau beristirahat dikamarku saja”tawarnya padaku

“andwae! Aku tidak mau”tolakku mentah-mentah

“wae?”tanyanya. sepertinya dia kaget karna ucapanku

“kamar oppa berantakan. Aku tidak suka itu”jawabku sambil tertawa

“sembarangan… sejak kapan kamar seorang namja ganteng bernama “Sungmin” berantakan huh? jangan membuat gossip sembarangan”omelnya padaku. Hahaha lucu sekali melihatnya seperti itu

“hahaha aku hanya bercanda oppa. Ne aku akan beristirahat dikamarmu”jawabku sambil berlalu pergi.

Key POV

“appa, Amber itu siapa sih? Sepertinya kalian sangat dekat dengannya”introgasiku pada appaku

“oh dia anak sahabat appa. Karna kau tinggal di Paris dengan Halmonimu, kami jadi kesepian. Beruntung Amber adalah anak yang sangat penurut, jadi dia mau tinggal disini selama satu bulan untuk menemani appa dan amma disini. Kami berdua sudah menganggap dia sebagai anak perempuan kami.”jelas appa sambil mengingat kenangan mereka berdua dulu

“segitu dekatkah kalian?”tanyaku lagi

“kau tau. Jika kami jalan bersama, banyak yang mengira kalau Amber itu anak appa dan amma. Untung saja kedua orangtuanya tidak keberatan kalau anak mereka tinggal dirumah kita”jawab appa sambil membetulkan posisi duduknya

“ooh begitu”ucapku singkat. Semua yg dikatakan appaku kurasa sudah cukup untuk melunasi rasa penasaranku pada yeoja itu. Dan nilai “plus” yang kuambil dari cerita itu adalah, appa dan ammaku sangat menyayangi yeoja itu. Mungkin jika aku memarahinya, mereka berdua akan menelanku hidup-hidup. Mungkin saja…

Lee Family POV

“ya! Oppa jangan dipindah donk chanelnya”omelku saat namja menyebalkan itu memindah chanel TVnya

“oppa tidak suka berita SangJin-ah.. lebih baik nonton Gossip saja”omelnya balik sambil memindah chanel TVnya

“aigoo oppa… beritanya lagi seru tuh.. tentang pesawat sukoi superjet 100 yang jatoh di pegunungan salak Indonesia”jelasku. Dan tentu saja DongHae oppa tidak memperdulikannya

“aku tidak perduli”jawabnya singkat

“AMMAAAAAA DONGHAE OPPA MENGGANGGUKU LAGIIII……”teriakku sambil berkacak pinggang

“LEE DONGHAE… JANGAN GANGGU ADIKMU…”teriak ammaku dari dapur

“AMMA AKU TIDAK MENGGANGGUNYA… DIA YANG uhuuuuk uhuuuuuuk”teriak donghae oppa yang terputus karna batuk yang dia derita

“hahahaha kau seperti kakek-kakek jika batuk seperti itu oppa”tawaku sambil diam-diam mengambil remot yg dia pegang

“dapat!”teriakku sambil memindah chanel TVnya.

“aigoo saeng-ah.. tolong jangan buat aku tambah gila lagi”katanya sambil memegangi kepalanya

“huuuh baiklah..  Gossip… Gossip niiih”luluhku sambil memindah chanel TVnya

“gomawo saeng-ah…”ucapnya sambil mencubit pipiku. Aigoooo kapan dia mau berhenti menyubit pipiku??

“ya! Oppa sakit…”kataku sambil mencubit pipinya. Jadilah kita nonton Gossip sambil salah satu tangan kami saling mencubit

“saeng-ah… kapan kita bisa akur seperti mereka??”tanya DongHae oppa sambil menunjuk tayangan di TV itu

“saat oppa bisa lebih mengalah padaku dan tidak melakukan semua yg ingin oppa lakukan sendirian”jawabku yg masih mencubit salah satu pipinya. Begitu juga dengan DongHae oppa.

“hmmm benarkah??”tanyanya sambil melepaskan cubitannya dipipiku yg disusul denganku

“maybe”jawabku singkat sambil memeluk bantal yg ada disampingku

“kalau kita seperti mereka, apakah akan ada yg berubah? ”tanyanya lagi

“tentu saja. Amma dan appa tidak akan mendengar teriakan kita lagi dan pasti itu akan membuat mereka senang”jawabku sambil membenamkan wajahku dibantal

“baiklah ayo kita coba mulai dari besok”ajaknya sambil melihatku

Rin Rin POV:

Pagi ini aku tidak naik bus kekampus. Seperti biasa, aku langsung menuju kelasku untuk menyiapkan mata pelajaran kuliah hari ini. Baru saja aku masuk ke kelas, ada seorang namja memanggilku

“Amber-ah…”suara namja itu seketika menghentikan langkahku. Apa kalian tau siapa namja itu? Itu Key

“annyeong Key Sunbae…”ucapku sambil membungkukkan badanku

“aigoo.. jangan memanggilku seperti itu. Panggil saja Key Oppa. Arraseo??”perintahnya padaku sambil tersenyum.

“ne arraseo oppa”jawabku sambil ikut tersenyum

“ah ini.. appaku menyuruhku memberikan ini padamu. Mungkin ini untuk appamu”katanya sambil memberikan aku sekotak kardus berukuran kecil. Dilihat dari beratnya, sepertinya jumlah isinya banyak

“ah ne gomawo oppa…”jawabku sambil mengambil kotak itu

“ne… hmm apa aku boleh tanya sesuatu?”tanya Key oppa yang spontan mengagetkanku

“tentu saja oppa… apa yang ingin oppa tanyakan padaku?”tanyaku balik

“apakah kau dan kedua orangtuaku dulu sangat dekat”tanyanya sambil tersenyum tipis. Tipis sekali

“bisa dibilang seperti itu. Entah mengapa aku sangat nyaman ketika bersama mereka. Memangnya kenapa? Apa oppa cemburu?”jawab plus tanyaku. Sekali lagi Key oppa tersenyum tipis mendengar penjelasanku.

“anio aku tidak cemburu. Aku hanya sedikit heran karna kalian sangat dekat.”jawabnya sambil bersender di dinding.

Key POV

Pagi ini aku pergi kekampus dengan sebuah kotak dari appaku. Appa menyuruhku memberiakn ini pada Amber. Mungkin saja ini untuk appanya. Hey, tunggu dulu, sepertinya aku mengenal gadis itu..

“Amber-ah…”panggilku pada yeoja itu berpenampilan seperti lelaki itu. Yeoja itu langsung berhenti dan berbalik badan. Dan benar, itu Amber

“annyeong Key Sunbae…”ucapnya sambil membungkukkan badan

“aigoo.. jangan memanggilku seperti itu. Panggil saja Key Oppa. Arraseo??”perintahku padanya sambil tersenyum.

“ne arraseo oppa”jawabnya sambil ikut tersenyum

“ah ini.. appaku menyuruhku memberikan ini padamu. Mungkin ini untuk appamu”kataku sambil memberikan sekotak kardus berukuran kecil.

“ah ne gomawo oppa…”jawabnya sambil mengambil kotak itu

“ne… hmm apa aku boleh tanya sesuatu?”tanyaku yang spontan membuatnya menoleh padaku

“tentu saja oppa… apa yang ingin oppa tanyakan padaku?”tanyanya balik

“apakah kau dan kedua orangtuaku dulu sangat dekat”tanyaku sambil tersenyum tipis. Jujur, aku sedikit cemburu dengan kedekatan mereka

“bisa dibilang seperti itu. Entah mengapa aku sangat nyaman ketika bersama mereka. Memangnya kenapa? Apa oppa cemburu?”jawab plus tanyanya. Aku hanya bisa tersenyum mendengarnya. Karna memang jawabannya itu benar sekali.

“anio aku tidak cemburu. Aku hanya sedikit heran karna kalian sangat dekat.”jawabku sambil bersender di dinding.

“benarkah??”tanyanya sambil melipat kedua tangannya

“huuh oke.. aku sedikit cemburu dengan kedekatan kalian. Dan aku sedikit menyesal tidak ada disana”jawabku sambil memandangnya. Entah mengapa, aku langsung dekat dengan yeoja berperawakan seperti namja ini. Tidak seperti adiknya si DongHae, kami memerlukan waktu yang lama untuk saling dekat.

“hahaha akhirnya oppa mengakui itu. Tenang oppa, aku tidak akan mengambil mereka”jawabnya sambil tertawa

Tidak lama setelah itu, ada seorang yeoja yg memanggilku dari jauh.

“Key Oppa…..”

………….TBC…………

gimana reders ? saya butuh pendapat kalian jadi jangan lupa RLC ya…

Iklan

7 pemikiran pada “[FF] [Key/Amber] Colors 2

  1. Nadikey

    Yeeeee… Akhirnya dilanjutin:D
    lanjut ya ppallliiii 😀
    eh tp, bnyk cerita yg diulang2, jdinya sedikit ngebosenin. So, jalur cerita dikit 🙂
    tp tetep bgus kok 😀

  2. heheh oke oke chingu~

    maap ya kalo agak ngebosenin..
    terimakasih banyak sudah nyempatin mampir disini,, heheh.. sya suka deh reders yg selalu menyempatkan untuk komen.
    gomawo yo! 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s