Love And Death Chapter 14

love and death 2

Tittle : love and death
Main Cast : Kim Taeyeon , Oh Sehun , Jessica jung , xi luhan , victoria
Other Cast : member snsd and heechul – suju (sebagai cameo )
Genre : horror
Length : chapter
Rate : PG  17
Author : Devin SHR94

WARNING TYPO DIMANA – MANA, ALURNYA KECEPETAN, CERITANYA RUMIT
DON’T BASHING—–DON’T COPAS
INI ASLI DARI OTAK AUTHOR, JADI DILARANG KERAS BUAT MENJIPLAK ATAUPUN COPAS TANPA SEIJIN AUTHOR, HARGAI KARYA AUTHOR DENGAN COMMENT ^_^

SEKEDAR MENGINGATKAN BAHWA APA YANG ADA DI CERITA INI , TIDAKLAH NYATA , KARAKTER PEMAIN YANG SAYA BUAT JAHAT , UNYU ATAU PEMARAH ATAU APAPUN ITU LAH POKOKNYA BEGITU.. ITU MURNI DARI KHAYALAN AUTHOR YANG BERLEBIHAN …… DAN TIDAK NYATA ..

 

Happy Reading ^_^

 
Sehun mendengar kegaduhan terjadi di dalam kamarnya , ia mencoba membuka pintu kamar namun pintunya terkunci,dengan keras sehun mendorong pintu itu namun nihil pintunya tetap tak dapat terbuka , samar – samar sehun dapat mendengar teriakan dari dalam , dari pendengaran sehun sepertinya itu suara Jessica
apa yang sebenarnya terjadi di dalam ?
Jangan – jangan LUHAN !
Sial !
Sehun kembali mencoba mendorong pintu itu namun gagal lagi , begitupun seterusnya namun sehun tak menyerah entah sudah yang keberapa sehun mencoba mendorong hingga lengannya terasa sakit , sehun menarik nafas dan mundur beberapa langkah setengah berlari sehun mendorong pintu itu dengan kakinya dan berhasil pintunya terbuka !

 

.
.
.

sirine mobil ambulan menggema memasuki area apartemen dimana sehun tinggal , beberapa petugas langsung membawa seseorang masuk kedalam mobil ambulan , dan setelahnya sirine dibunyikan membuat beberapa orang yang berada di sekitar apartemen atau yang memang sedang lewat menjadi tertarik untuk melihat .
Garis polisi telah dipasang di sekitar apartemen dan termasuk di area kamar sehun.
Beberapa tim penyelidik sedang mencatat informasi dari beberapa warga dan mengambil beberapa sample dari dalam kamar sehun .

“ tuan oh sehun , anda harus ikut kami ke kantor polisi untuk menjadi saksi “
Sehun mengangguk pasrah , kepalanya terasa berputar – putar bahkan perutnya masih terasa mual , dengan tanpa persiapan apapun sehun segera ikut masuk kedalam mobil polisi .

 

 

“ dari yang aku perkirakan korban mendapat luka sebanyak 16 tusukan di bagian perut , 5 tusukan di kepala dan 1 goresan di leher sebelah kanan “

“ lalu apakah ada sidik jari atau semacamnya ? “

“ tidak ada sama sekali , bahkan di pisau yang masih menancap di perutnyapun tak ditemukan sidik jari orang lain hanya ada sidik jari sang korban saja “

Sehun mendengarkan percakapan kedua detektif yang baru ia temui untuk pertama kali , namanya kim heechul dan choi seong woon . kedua detektif ini cukup terkenal karena prestasinya yang begitu melesat cepat , menuntaskan setiap masalah seolah tanpa celah sedikitpun . dan sehun merasa takut saat ini .
Bagaimana jika sampai kedua detektif itu mendapatkan bukti akurat tentang kematian Jessica ?
JESSICA ?
Yah sebelum kekacauan di apartemennya beberapa jam lalu , sehun menemukan Jessica telah bersimbah darah dengan luka tusuk dimana – mana , apalagi sehun dapat melihat jelas isi perut Jessica yang tercecer di lantai ~ begitu mengerikan hingga sehun merasa tidak sanggup memakan apapun saat ini .
Dan yang menjadi pertanyaan sehun hingga saat ini adalah dimana KIM TAEYEON ? gadis yang dicintainya itu tiba – tiba saja menghilang tanpa jejak .
“ tuan oh sehun , apakah ada hal yang aneh sebelum anda menemukan jasad noona Jessica ? “
Sehun tersadar dari lamunan , ia bingung harus mengatakan apa dan bagaimana ? jika ia mengatakan sebelumnya ia mendengar ada keributan didalam kamar , maka itu sama saja ia melaporkan taeyeon secara terang – terangan , TIDAK ! sehun tidak akan bisa tega melihat taeyeon masuk kedalam penjara nantinya , TAPI jika dia tidak mengatakan apapun maka itu sama saja dia seolah tidak perduli dengan kematian Jessica ? sehun mengacak rambutnya frustasi , apa yang harus ia katakan
“ tuan oh sehun ? anda baik – baik saja ? “
Sehun mengangguk dan menatap sang polisi dengan ragu “ tidak ada “
Polisi itu mengangguk mengerti , ia kemudian membalik kertasnya dan menujukkan sebuah foto pisau dengan darah yang masih menempel di ujungnya
“ apakah anda mengetahui sebelumnya jika noona Jessica memiliki pisau lipat ini ? “

 

 

“ tidak , selama ini Jessica tidak pernah mempunyai benda – benda seperti itu “

 

 

Sang polisi memandang sehun curiga    “ apa sebenarnya hubungan anda dengan noona Jessica ?apakah anda kekasihnya ? “
Sehun menelan ludahnya kasar , oke good polisi ini telah mencurigai sehun , satu kalimat yang salah saja bisa membuat sehun masuk kedalam penjara sekarang juga             “ kami adalah teman sejak masih kecil , dia sedang berlibur diseoul jadi dia menginap di apartemenku “
Sang polisi mengangguk mengerti      “ dari seorang informan ada yang mengatakan jika noona Jessica sudah tinggal di apartemenmu selama hampir 4 bulan ? apakah dia memang ingin berlibur diseoul hingga selama itu ? “
Polisi itu menatap sehun dingin , matanya yang tajam seolah mengintimidasi sehun

 

 

 

“ awalnya Jessica hanya ingin berlibur disini selama 1 bulan saja , namun di bulan kedua ,orang tua Jessica menghubungiku dan mengatakan jika Jessica akan pindah keseoul dan melanjutkan kuliahnya disini , pengurusan berkas dan segala macam perpindahan Jessica baru akan selesai tanggal 20 bulan ini “
Polisi itu sepertinya mengerti terbukti setelah penjelasan sehun polisi itu segera meminta anak buahnya untuk menuju ketempat dimasa Jessica masih di otopsi , dan setelah menandatangani beberapa berkas kesaksian sehun di perbolehkan pulang , namun bukan ke apartemennya yang sekarang sebab apartemennya masih ditutup untuk proses penyelidikan. Terpaksa sehun akan menginap di hotel malam ini dan mungkin untuk malam – malam berikutnya .

 

.
.
.

Dan pada pagi harinya sehun di kejutkan dengan pemberitaan di televisi bahwa telah terjadi pembunuhan di area parkir sebuah hotel ternama di seoul . dan yang paling mengejutkan sang korban adalah salah satu mahasiswa dikampusnya TIFFANY yang sehun tahu tiffany adalah sahabat taeyeon selain seohyun tentunya .
Jasad tiffany di temukan penuh luka goresan di beberapa bagian tubuh , bahkan tiffany di temukan tewas dengan mata yang melotot tajam . dan lagi – lagi tak ada bukti apapun , sidik jari bahkan kamera cctv pun tak merekam apapun .
Sehun jadi semakin pusing memikirkan tentang semua hal ini. Apa jangan – jangan ini adalah ulah taeyeon TIDAK ini bukan ulah taeyeon , tapi ini adalah ulah LUHAN
Sehun yakin jika saat ini luhan tengah menguasa tubuh taeyeon dan dengan dendam yang masih melekat pada taeyeon ia bangkitkan lagi sehingga menggiring taeyeon melakukan hal – hal kejam seperti itu termasuk membunuh Jessica
Sehun tertawa miris , bagaimana bisa dia menuduh taeyeon padahal masih tidak ada bukti sama sekali , keberadaan taeyeonpun masih belum ia ketahui lalu bagaimana bisa dirinya berspekulasi sejauh itu.

 

.
.
.

Tiba saat pemakaman Jessica , beberapa kaluarga dan sanak saudara telah hadir untuk menyembahyangi Jessica sebelum jasadnya di kubur , isak tangis haru terdengar begitu menyayat hati hingga membuat sehun tak sanggup melihat . beberapa kali ibu Jessica pingsan hingga harus di larikan ke rumah sakit , takut jika penyakit jantungnya kambuh sedangkan ayah Jessica tetap berusaha tegar , menyambut para keluarga dengan wajah datar tak penuh semangat . namun ketika sehun datang tiba – tiba saja ayah Jessica mengamuk dan menyerang sehun secara brutal hingga beberapa tamu harus membawa ayah Jessica keluar ketempat lain . dalam kematian Jessica sehun lah yang disalahkan oleh keluarga Jessica , mereka menyalahkan ketidak becusan sehun menjaga Jessica , padahal kedua orang tua Jessica jauh – jauh hari telah menitipkan Jessica kepadanya .
Namun sehun tak merasa sakit hati di persalahkan seperti itu , baginya itu memang pantas ia terima , sebab dia memang telah gagal melindungi Jessica .
Sehun berjalan gontai keluar dari tempat persinggahan , samar – saar ia mendengar teriakan marah dari salah satu ruangan .

 

“ bajingan kau “
“ Tidak tahu diri “
“ Kenapa tidak kau saja yang mati brengsek “

Sehun berusaha menulikan pendengarannya , tak memperdulikan cacian yang terlontar dari mulut keluarga Jessica .
Ponselnya bergetar , sehun mengangkat ponselnya tak bersemangat dan beberapa kemudian matanya melebar

 

.
.
.

“ anda mengenal gadis bernama kim taeyeon ? “
Sehun menelan ludahnya tak percaya , jadi secepat inikah penyelidikannya , baru tiga hari setelah kasus pembunuhan Jessica dan sekarang polisi tengah memburu informasi tentang kim taeyeon.
“ iya saya mengenalnya “
Sang polisi menunjukkan satu lembar foto berukuran tak terlalu besar dan didalamnya adalah foto taeyeon. Sial ! ternyata detektif itu benar – benar hebat
“ apakah benar wajahnya seperti yang ada di foto ini ? “
Sehun mengangguk , dan kembali sang polisi menanyakan beberapa hal yang tentunya akan sangat lama dan panjang.
“ gadis bernama kim taeyeon ini menghilang tepat setelah kematian noona Jessica , kami menemukan reservasi antara noona Jessica dan kim taeyeon beberapa minggu yang lalu tepatnya di sebuah restoran bintang lima di gangnam , apakah pada saat itu anda mengetahui jika Jessica bertemu dengan gadis ini ? “
Sehun diam , memikirkan jawaban apa yang tepat       “ saya tidak tahu sebab saat itu saya sedang ada jadwal kuliah “
Sang polisi kembali membolak balikkan lembar demi lembar berkas di mejanya.
Dan pertanyaan demi pertanyaan mengalir terus menerus bagai aliran air yang tidak ada habisnya , dan dapat di pastikan jika sehun tidak akan membuka informasi apapun tentang taeyeon . sehun akan melindunginya , bagaimanapun caranya.

 

.
.
.

“ belum mendapat titik terang heechul shi ? “
Seorang pria berbadan tegap dan tinggi memasuki ruangan di sebuah kantor detektif ternama dengan membawa dua gelas kopi , di letakkannya salah satu kopi itu di atas meja kerja yang terlihat kacau balau , berkas – berkas kasus tak beraturan tempatnya , bahkan sampah – sampah kertaspun berceceran di atas dan di bawah meja kerja.
Namun sang pemilik meja seolah tak terganggu , matanya masih fokus menatap layar computer , sesekali jemarinya yang kurus menulis sesuatu di atas kertas .
“ kasus ini belum mendapatkan bukti apapun , cctv , sidik jari dan benda – benda yang di pakai membunuhpun tak ada satupun yang dapat dijadikan bukti , saksipun tak ada , yang ada hanya berupa bukti fisik saja “
Pria berwajah kacau itu menghela nafas berat , ia memijit pelipisnya yang terasa berdenyut – denyut , kasus yang ia tangani kali ini begitu sulit dan rumit .
Dari kedua korban yang bernama jung soo yeon yang kini berganti nama menjadi Jessica dan hwang mi young yang merubah namanya juga menjadi tiffany telah dibunuh dengan sangat kejam , tubuh mereka seolah dijadikan bahan bidikan , seluruh tubuh mereka penuh luka sayatan dan tusukan , walau terdapat pisau yang digunakan untuk membunuh mereka namun tetap saja tidak ada sidik jari di pisaunya , begitupun saat memeriksa cctv , tidak ada yang aneh semua berjalan baik – baik saja . jika menduga akan adanya perusakan cctv pasti cctv itu sudah rusak namun saat di teliti cctv itu tidak mengalami rusak sedikitpun. Ini sungguh aneh
Jarak kematian antara Jessica dan tiffany hanya berselang 1 malam saja , dan perempuan bernama kim taeyeon menghilang sejak kematian Jessica , yang diketahui selama ini kim taeyeon adalah sahabat tiffany , dan sebelum kematian Jessica ada laporan reservasi di lestoran di gangnam bahwa Jessica dan taeyeon pernah membuat reservasi disana , itu terjadi 1 bulan sebelum Jessica ditemukan meninggal . lalu tiffany dibunuh tepat setelah kematian Jessica , jaraknya hanya satu malam dan luka yang ada di tubuh mereka berdua sama . 16 tusukan diperut , 5 tusukan di kepala dan 1 goresan di leher untuk Jessica dan dua goresan untuk tiffany .
Teman – teman kampus taeyeon tidak ada yang tahu kemana perginya , bahkan seohyun yang kabarnya teman dekat taeyeon selain tiffanypun tak tahu menahu . gadis itu histeris ketika di Tanya soal taeyeon , bahkan ada kabar yang mengatakan jika seohyun sampai dibawa kerumah sakit akibat shock berat .

 

Sebenarnya apa hubungan Jessica , tiffany , taeyeon dan oh sehun ?

Ah…… sehun adalah pria yang tinggal bersama dengan Jessica , pria itu lah yang menelphone ambulan dan polisi saat itu , dari penyelidikan oh sehun dinyatakan tidak bersalah dia hanya menjadi saksi pertama atas kasus Jessica . sedangkan tiffany TIDAK ADA SAKSI sama sekali.
Sial !
“ jangan bekerja terlalu keras heechul shi , kau bisa sakit lihatlah kantong matamu semakin melebar “
Heechul tidak menggubris , dia hanya melemparkan tatapan mengancam pada rekan kerjanya yang terlalu bersantai ini , bahkan selama penyelidikan 2 minggu lalu rekannya ini sama sekali tidak membantu sama sekali , dia hanya ikut – ikut saja tidak mencari atau berusaha mencari sesuatu petunjuk . dasar pemalas
setelah kasus ini terjawab heechul akan melaporkan rekannya ini keatasannya agar segera di pindah ke kantor detektif terpencil .
“ jika tidak ingin membantu sebaiknya pulang saja , jangan menggangguku “
“ jangan marah aku hanya tidak ingin kau bekerja terlalu keras , hey kau melakukannya karena kau tidak ingin mencapai posisi ketua tim kan ? “
Heechul menggertakkan giginya kesal , emosinya sudah mencapai ubun – ubun perkataan satu rekannya ini benar – benar membangkitkan jiwa iblisnya .
“ kau ingin mati “
Ancaman heechul berhasil membuat rekannya itu bergidik ngeri , dengan tergopoh – gopoh rekannya itu meninggalkan ruangan .
Cih dasar banci !
Well, sekarang dia harus mencari tahu apa sebenarnya hubungan keempat orang ini. sepertinya ada sesuatu yang tersembunyi .

 

.
.
.

Sehun tengah menyusuri keramaian kota , jam sudah menunjukkan pukul tengah malam namun entah mengapa sehun malas sekali untuk pulang ke hotelnya malam ini , ia hanya ingin menikmati keindahan kota seoul dimalam hari , sehun menghentikan langkahnya ketika berada di taman kota tepatnya di sebuah kursi panjang berwarna coklat gelap yang menghadap langsung kearah kolam air mancur besar .
Sehun memutar memori , sebelum taeyeon menghilang dirinya dan taeyeon sempat duduk disana berdua , menikmati indahnya suasana sore hari sambil ditemani angin sejuk musim semi , sehun tersenyum miris , padahal ia dan taeyeon baru saja menikmati kebersamaan sebagai sepasang kekasih , menikmati indahnya sebuah hubungan yang tak pernah sehun bayangkan sebelumnya , otaknya menerawang jauh kemasa – masa indahnya dengan taeyeon , walau hanya terjadi 2 hari saja namun bagi manusia macam oh sehun itu sudah sangat begitu indah .
Tak dapat dipungkiri betapa sangat merindukannya oh sehun , tubuh hangat taeyeon yang terasa begitu rapuh di pelukannya , jemari lembut taeyeon yang begitu nyaman di genggamannya , bibir indahnya yang tersenyum , sungguh sehun merindukan segala yang ada pada taeyeon , sehun merindukannya
“ sehun “
Suara seseorang membuyarkan lamunan sehun , ia menatap kesekelilingnya namun tak mendapati siapapun di sini , tempat ini telah sepi sejak 2 jam lalu , semua orang lebih memilih pulang dan tidur di dalam rumahnya bersama sanak keluarga .dan sehun yakin jika dirinya hanya seorang diri di tempat ini .
Mungkinkah itu hanya halusinasi saja ?

 

 

“ sehun aku disini “

Sehun memutar kepalanya , suara tadi itu sepertinya berasal dari sisi kolam yang lain , sepertinya di seberang kolam air .

 

“ sehun kemarilah “

Dan sehun mengikuti suara itu , ia berlari memutari kolam dan tepat di seberang sana sehun dapat melihat sesosok perempuan berpakaian sederhana , perempuan itu membelakangi sehun .
Sehun pelahan mendekat , sosok itu semakin lama semakin jelas tertangkap oleh matanya , tubuh dan pakaian yang dikenakan perempuan itu sama seperti yang di pakai taeyeon sebelum menghilang .

 

 

“ taeyeon ? kau kah itu “

Kaos dan celana yang dipakai perempuan itu semuanya sama dengan milik taeyeon , hanya saja rambutnya berbeda , taeyeon memiliki rambut panjang sepunggung sedangkan perempuan itu memiliki rambut pendek sebahu .
Sehun RAGU
“ siapa kau ? “
Perempuan itu berbalik , menghadap sehun yang menatapnya penuh keraguan , senyuman khas yang begitu sehun kenali langsung tertangkap oleh matanya yang melebar .

 

 

“ sehun “

Sehun menganga , ia terkejut dan tak percaya , perempuan yang menurutnya bukan taeyeon ini ternyata adalah taeyeon sendiri.
Dengan segala rindu yang membuncah sehun segera menyambar tubuh taeyeon kedalam pelukannya , merangkulnya dengan sangat erat seolah takut kehilangan kembali.
“ kau kemana saja eoh ? tak tahukah kau aku begitu mengkhawatirkanmu “
Sehun merasakan kepala taeyeon mengangguk , sehun kembali mengeratkan pelukannya , mencium puncuk kepala taeyeon lama sekali , menyalurkan perasaan rindu yang begitu menggebu – gebu .
“ aku tidak akan kemana – kemana sehun , aku kan kekasihmu , aku ini wanitamu tentu saja aku tidak akan bisa meninggalkanmu “
sehun membeku , dia masih memeluk taeyeon namun tidak sekencang tadi , kalimat taeyeon barusan membuatnya jadi sedikit ragu , selama ini yang sehun tidak pernah suka dengan kalimat – kalimat ” aku kekasihmu ” atau ” aku wanitamu “…  yang sehun tahu taeyeon hanya akan mengatakan ” aku milikmu ” hanya itu !
“ siapa kau ? “
Sehun merasakan pelukan taeyeon yang mengencang di pinggangnya , rasanya seakan – akan ingin meremukkannya sekarang juga .

 

 

“ apa maksudmu sayang ? aku ini taeyeon kekasihmu “

Sehun segera melepaskan pelukannya pada taeyeon , dan mendorongnya sekuat yang sehun bisa , hingga tubuh taeyeon terpental
“ luhan “
Sehun menatap curiga kepada sosok taeyeon , sosok itu menatap sehun dingin tanpa ekspresi semakin membuat sehun yakin bahwa sosok dihadapannya ini bukanlah taeyeon.
“ kau memang tidak bisa ditipu “
Bagus ! dugaan sehun memang benar , sosok dihadapannya ini bukanlah taeyeon yang sesungguhnya , ini adalah luhan
“ apa yang telah kau lakukan pada taeyeon ? “
Luhan tertawa , dengan santai luhan mendekati sehun , membuat sehun mundur dengan tingkat kewaspadaan tinggi.
“ taeyeon sedang tertidur pulas , aku hanya meminjam tubuhnya untuk beberapa waktu “
Sehun menggertakkan giginya marah , jadi benar dugaannya selama ini , tubuh taeyeon telah dikuasai dan sehun yakin jika luhanlah yang telah membunuh Jessica dan tiffany , tunggu kenapa bisa luhan membunuh tiffany ? bukankah tiffany adalah sahabat taeyeon

 

 

“ sahabat ? cih “

Sehun baru ingat jika luhan bisa membaca fikirannya , dan oh sialnya pasti luhan tahu segala macam yang di fikirkan otaknya barusan.
“ tiffany itu bukan sahabat taeyeon , dia itu hanya ular berbisa yang berpura – pura menjadi sahabat wanitaku “
Sehun mencibir , wanitaku ? cih perkataan macam apa itu , tidak sadarkah luhan bahwa taeyeon sudah menjadi miliknya

 

 

“ tiffany itu adalah putri dari nyonya hwang yung san , dia ini adalah rekan kerja dari ayah taeyeon , pada saat itu ayah taeyeon telah mengambil alih bisnis nyonya hwang yang berada di paju , karena itu nyonya hwang menjadi miskin dan tak mempunyai apapun hingga dia putus asa dan memilih bunuh diri , awalnya memang tidak ada yang tahu jika tiffany adalah putri dari hwang yung san , selama ini tiffany tinggal bersama ayahnya yang berada di California . dan saat tiffany mengetahui jika ibunya mati bunuh diri tiffany akhirnya kembai ke seoul , dan mulai menyelidiki tentang kebangkrutan usaha ibunya “

Sehun tertegun , jadi tiffany yang selama ini ia lihat begitu baik pada taeyeon ternyata hanya berpura – pura saja

 

 

“ dan tiffany mengetahui tentang keluarga kim , sejak saat itu tiffany memilih untuk membalaskan dendamnya , dan sangat kebetulan sekali dia masuk universitas yang sama dengan taeyeon , jadi dia akhirnya memutuskan untuk mendekati taeyeon , bersikap baik di depannya lalu menusuknya dari belakang “

Sehun semakin dibuat tak percaya , jadi dugaan sehun sangat tepat tentang kematian tiffany dan Jessica , kematian dua orang itu sudah bisa meyakinkan sehun bahwa sekarang ini diapun dalam bahaya , haruskah sehun lari ? tapi jika dia lari itu sama saja dengan melarikan diri dari taeyeon ? jika dia lakukan bukankah sehun sama saja dengan memandang taeyeon seperti monster . sehun tidak bisa lari , dia harus bisa menyelamatkan taeyeon dari kekuasaan luhan

 

“ terlambat “

Sehun tercekat , suaranya terasa bagai ditelan bulat – bulat , apa yang di maksud luhan dengan kata ‘terlambat’ apa jangan – jangan luhan telah berhasil menguasai tubuh taeyeon sepenuhnya sehingga taeyeon tidak bisa bangun lagi ?

 

“ tubuh ini sudah menjadi milikku seutuhnya , termasuk jiwa taeyeon yang kini sedang tertidur nyenyak , dia tidak akan bisa bangun lagi kecuali aku yang memintanya “

Sehun membelalak , emosinya terasa sampai di atas ubun – ubun , ia menggertakkan giginya marah , bersiap untuk melepaskan tinju namun kenyataan akan tubuh taeyeon yang mungkin akan tersakiti membuatnya tak sanggup , memang jiwa di tubuh ini bukanlah taeyeon tapi tetap saja mata itu masih milik taeyeon , hanya tatapannya saja yang berbeda.
Inilah kelemahan sehun !

 

 

“ kau tidak ingin mendengar bagaimana tangan wanitaku ini membunuh Jessica ? “

“ bukan taeyeon yang membunuhnya , kau lah yang membunuhnya “

 

 

Luhan terkekeh “ kau yakin jika wanitaku ini tidak melakukannya ? aku akui jika akulah yang membunuh tiffany tapi gadis bernama Jessica itu bukan aku sehun , tapi wanitaku ini lah yang melakukannya “

“ dia milikku xi luhan , dia wanitaku dia hanya milikku , behentilah berharap padanya dan kembalilah kemana asalmu berada , dan jangan mengarang hal menjijikkan seperti itu , taeyeon hanya mencintaiku dan dia milikku “
Luhan kembali terkekeh “ kau salah oh sehun , taeyeon tidak mencintaimu “

 

.
.
.

 

“ maafkan aku taeyeon , sebaiknya kau mati saja “

Jessica bersiap mengayunkan pisau lipat miliknya , terlihat kilatan penuh kemarahan pada ujung pisau runcing itu membuat siapa saja yang melihat pasti dibuat ketakutan.
Tangan itu sudah mengayun ,bersiap menempatkan pisau itu tepat di jantung taeyeon , namun belum sempat ujung pisau itu menggores kulit taeyeon , sepasang tangan putih pucat sudah menghentikan pergerakan tangannya , tepat saat itu kedua kelopak mata taeyeon terbuka menampilkan sepasang bola mata tajam yang berkilat penuh kemarahan .
“ kau mau membunuhku noona jung ? “
Jessica tertegun , dengan tangan gemetaran Jessica berusaha melepaskan genggaman tangan taeyeon di pergelangan tangannya . Jessica mundur beberapa langkah hingga tubuhnya menabrak lemari pakaian milik sehun.
“ ta taeyeon, kau su sudah sadar “
Taeyeon bangun , ia menyenderkan tubuhnya pada kepala ranjang , tangannya bersedekap angkuh , dan matanya menatap tajam Jessica .
“ jawab aku , kau ingin membunuhku ? “
Jessica tidak menjawab , wanita itu tertunduk , samar – samar taeyeon dapat mendengar isakan kesedihan dari Jessica . taeyeon hendak bangkit untuk menenangkan Jessica namun taeyeon mengurungkan niatnya , karena tiba – tiba saja wanita itu mengangkat kepalanya dan menatap taeyeon penuh tekad .

 

“ aku memang ingin membunuhmu , aku ingin mengakhiri segala penderitaan yang telah kualami selama bertahun – tahun “

Taeyeon tersenyum sinis , bagaimana bisa wanita ini mengatakan jika dialah yang menderita , apakah dia sudah lupa akan kenyataan bahwa korbannya siapa ?
“ kau menderita ? cih apa kau lupa siapa disini yang menjadi korban ? “
Jessica tertawa keras , dia kembali mengangkat pisaunya “ apa kau tidak tahu bahwa disini aku juga menderita , aku yang tidak ikut apapun tetap kau musuhi , kau bahkan menatapku seperti hama yang harus segera di lenyapkan , tak tahukah kau bagaimana menderita dan tersiksanya aku , ah.. kau bahkan merebut sehun dariku “
Taeyeon bangkit , dia berdiri dan mendekati Jessica
“ aku tidak merebut sehun darimu , bukankah kau mengatakan sehun melakukan segalanya untuk memperbaiki kesalahannya padaku ? dan benar akhirnya aku dan sehun bisa berdamai ,dan bahkan kami sudah resmi menjalin hubungan “
Jessica mendorong tubuh taeyeon kuat , hingga taeyeon terjatuh ke lantai
“ dia mencintaiku taeyeon , dia sangat mencintaiku , dia melakukan semua itu karena dia kasihan padamu “
Taeyeon bangkit , dengan tatapan menyala penuh kemarahan dia kembali mendekati Jessica , mendorong tubuh Jessica hingga terantuk cukup keras ke lemari
“ tak sadarkah kau Jessica , siapa yang sesungguhnya perlu dikasihani ? “
“ ah…… apakah aku harus menceritakan bagaimana aku dan sehun bercinta kemarin ? “
Jessica membelalakkan matanya tak percaya , sehun dan taeyeon telah bercinta ? sialan ! gadis ini benar – benar memang harus segera disingkirkan ,wajah Jessica memerah penuh amarah , Jessica berteriak lantang dan kemudian menyerang taeyeon secara membabi buta , namun sepertinya Jessica memang tak pandai memakai pisau , buktinya pisau itu kini telah berpindah tangan , dengan Jessica yang tersungkur ke lantai .
“ jika kau ingin membunuhku maka akupun ingin membunuhmu Jessica “
Crash
Darah segar mengucur deras , lantai yang awalnya bersih kini telah terkotori oleh noda darah yang semakin lama semakin banyak , kemarahan taeyeon sudah tidak dapat di cegah bahkan jika saat itu sehun adapun mungkin tak akan bisa menghentikan taeyeon .

 

Sebab singa yang tertidur telah telah terbangun , maka siapapun yang berada di dekatnya akan menjadi mangsanya

“ berhentilah bermimpi soo yeon “
Jessica termangu , menahan rasa sakit dari perutnya , rasanya begitu nyeri hingga membuat air matanya menetes , apakah sesakit ini ? Jessica kembali berteriak ketika pisau itu kembali menghujam perutnya dan kemudian ditarik paksa dengan membawa organ dalamnya keluar , suara Jessica tercekat , pandangannya mulai mengabur samar – samar dia bisa melihat mata taeyeon yang penuh amarah
“ ta.. eyeon “
Dengan sekuat tenaga Jessica mengangkat tangannya , berusaha menggapai sosok taeyeon yang terlihat gelap dimatanya , namun apalah yang bisa di perbuat jika saat ini saja Jessica telah terkapar tak berdaya , Jessica bisa merasakan rasa sakit di perutnya yang semakin bertambah
Pisau miliknya masih terus dihujamkan tanpa henti , Jessica menangis meneteskan air mata penyesalan , seandainya dia bisa melawan egonya mungkin dia masih bisa melihat hari esok . melihat wajah sehunnya yang tampan tersenyum , melihat keluarganya yang menyayanginya dan melihat taeyeon sahabatnya . taeyeon yang sekarang masih menghujamnya dan taeyeon yang kini menatapnya penuh kebencian . Jessica ingin melihatnya kembali , melihat wajahnya yang bagai seorang bayi itu tersenyum untuknya . Jessica ingin melihat wajah taeyeon sahabatnya yang cantik . Jessica ingin melihatnya !
Crash
Jessica merasakan kepalanya yang sakit , ia bisa merasakan tulang kepalanya yang retak di tusuk tanpa ampun , rasa pening yang begitu luar biasa membuat matanya semakin terasa berat bahkan sekarang ini telinganya berdengung begitu keras hingga rasanya begitu menyiksa.
Apakah begini rasanya menghadapi kematian ?
Kalau memang benar , maka jessica lebih memilih mati melompat dari atas gedung dari pada di tusuk seperti ini , karena rasanya begitu sakit luar biasa .

 

 

 

…………………………………………………………………………….

 

 

“ Jessica maafkan aku “
Jessica mendengar suara keras taeyeon meminta maaf , suaranya terdengar bergetar dan Jessica tahu jika sahabatnya ini tengah menangis , Jessica tersenyum ia sudah memaafkan taeyeon , bahkan Jessica akan terus memaafkan taeyeon , baginya taeyeon tidak bersalah justru dirinyalah yang seharusnya meminta maaf .

 

 

“ k..au ti.. dak perl..u me.. minta ma ..af “

Ia bisa merasakan tubuhnya diangkat , tiba – tiba perasaan hangat menggelanyutinya , membuat air matanya terus menetes tanpa henti , Jessica merasakan tubuhnya seolah melayang bebas , seluruh tubuhnya terasa sakit luar biasa , semakin lama matanya terasa semakin berat dan telinganya terus berdengung , jessica memuntahkan darah yang begitu banyak hingga paru – parunya terasa sesak , lambat laun kehidupannya lenyap , dan semuanya gelap.

 

 

“ ma..af “

Dan Jessica benar – benar telah menghembuskan nafas terakhirnya di pelukan taeyeon yang kini masih menangis , ia tidak percaya bahwa dirinya telah menghabisi Jessica dengan begitu kejam , dan kini di sudut ruangan bayangan hitam tengah tersenyum puas , menatap taeyeon penuh kebanggaan .
“ kau hebat sayang “
Taeyeon terkejut , dia menatap takut kearah seseorang yang berdiri di sudut ruangan , sosok itu begitu gelap hingga taeyeon tak bisa melihatnya dengan jelas .
“ si .. apa ? “
Sosok itu keluar , menampilkan sosoknya yang mengerikan membuat taeyeon shock , sosok itu tentu saja taeyeon tahu , XI LUHAN . tetapi penampilannya berbeda dengan terakhir kali taeyeon melihatnya , kali ini sosok itu di kelilingi kegelapan yang begitu pekat , pakaiannya hitam dan sebagian wajahnya rusak , ada sepasang sayap di punggungnya .
“ aku menjemputmu sayang “
Dan sejak saat itu taeyeon tak sadarkan diri , luhan telah mengambil alih tubuhnya membiarkan jiwa taeyeon tertidur untuk waktu yang lama . luhan menatap jasad Jessica tajam dia tersenyum sinis , dia akan menghilangkan segala macam bukti dan dapat dipastikan jika luhan akan membuat pembunuhan ini seolah – olah dilakukan oleh hantu .
Dan kemudian Luhan pergi membawa tubuh taeyeon dengan senyuman kemenangan.

 

.
.
.

 

“ tidak “

Sehun mundur selangkah cerita luhan begitu membuatnya tak percaya , mana mungkin taeyeon tega membunuh Jessica , sebenci – bencinya taeyeon pada Jessica , sehun yakin jika tayeon tidak akan tega , sehun yakin itu !
“ kau terlalu yakin “
Sehun menatap luhan marah , jauh didalam lubuk hatinya sehun sangat ingin memukulnya namun sehun tidak bisa , luhan sedang memakai tubuh taeyeon , tubuh kekasihnya ! dan tidak mungkin sehun tega menyakiti kekasihnya sendiri .
“ sudah ku katakan taeyeon tidak mencintaimu oh sehun , jadi lakukan saja apa yang ingin kau lakukan “
Sehun tidak menggubris , dia hanya menatap luhan penuh amarah yang menggebu – gebu .
“ sebelum tangan wanitaku ini menghabisimu “ luhan mengangkat jemari taeyeon , ia menatap jemari taeyeon dengan tatapan kagum
“ lakukan saja , aku tidak akan menghindar jika itu memang benar taeyeon yang melakukannya “ sehun memberi jeda dia berdecak lalu menatap luhan tajam

 

“ dan bukan kau “

 

 

TBC

Iklan

8 pemikiran pada “Love And Death Chapter 14

  1. deasyandrianie

    au au au apaaa ini aduhh padahal sehun sama teyeonnya lagi mersa” nya kenapa kenapa..
    luhunnya disini kejammmmm…
    keren lah next chapt..

  2. HYAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA………
    MY BAE!! akhirnya ada disni XD
    OMG…… Thanks yaaa….. Eonn udh mnculin Luhan 😀
    OMO!!! trnyata yg bnuh Jessie eonn itu Tae eonn….. O_O
    Astaga…….. Tae eonn kok tga bnget…….
    WEEEEEEEEEEE…….. Lu oppa mau jmput Tae eonn O_o
    wkwkwkwk…….. trus itu Sehun sma Lu oppa bkal brantem gtu……
    mga aja Happy end #berharap
    EONNIE!! Chap 15nya di tnggu yaaaaaaa……..
    trus mkasih nggk ada adegan Aneh (?) di chap ini 🙂
    FIGHTAENG!! ❤

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s