I’M A MAN #1

i'm a man 2

Tittle : I’m A Man
Cast : kim taeyeon , oh sehun , kim joong in / kai , victoria
Genre : Comedy (gagal)
Rate : PG 15
Lenght : Chapter
Author : Devin SHR94

annyeong………. lama sekali rasanya tidak berjumpa .. pasti pada rindu kan sama author paling kece bin sekseh ini *plaakk … ( abaikan )
kembali lagi.. kali ini saya akan membawa ff yang entah apa !! saya pusing dengan ff yang saya tulis kali ini -_- . pokoknya ini ff comedy yang gak ada lucu – lucunya sama sekali (Lho?) .. ya pokoknya seperti itu lah..
jangan lupa tinggalkan comment atau like kalian.. saya do’akan masuk syurga (HAHAHAHA) udah dari pada banyak cuap cuap kagak jelas langsung dibaca saja…

WARNING !! FF INI DAPAT MENYEBABKAN MUAL , MUNTAH , MABUK , PUSING DAN DIARE .. HARAP SEDIAKAN OBAT SESUAI DENGAN GEJALA YANG AKAN TIMBUL #PLAAKK
*tolong abaikan

♠♠♠♠♠♠♠♠♠♠♠♠   HAPPY READING   ♠♠♠♠♠♠♠♠♠♠♠♠

 

 

Kim Taeyeon
Kalian pasti bertanya – Tanya kenapa ibuku memberikan nama itu , nama yang berartikan kebesaran ( yang mulia ) atau cantik .
nama yang memiliki arti mendalam yang teringkas dalam dua kalimat “ kebesaran dan cantik “ ah atau aku harus menyebutnya tiga kalimat?
Ibuku pernah berkata jika dia mempunyai harapan besar terhadapku , jika aku sudah besar nanti dia ingin melihatku bersinar, bersinar seperti cahaya mentari yang selalu menyinari bumi tanpa kenal lelah, setiap hari selalu memberikan energy positif bagi semua mahluk hidup. Ibuku menginginkan aku menjadi seseorang yang memiliki artekulasi tinggi.
berharap aku akan menjadi seorang pemimpin yang baik dan bijaksana untuk semua orang.
begitulah kiranya harapan ibuku…………
setidaknya itu sebelum dia pergi meninggalkanku……………

 

#######

—————————————————————————————————–

Sudah 2 tahun ini aku hidup dengan bergantung pada pamanku , tinggal didalam sebuah apartemen yang berukuran tak lebih besar dari rumahku dulu, dengan biaya sewa 80.000 won setiap bulannya aku dan pamanku bisa berlindung setidaknya dari panas dan hujan, walau sesekali akan bocor dibeberapa tempat terutama di atas tempat tidurku.
pamanku hanya tinggal seorang diri jadi saat awal – awal aku baru pindah ke apartemennya aku sempat mengalami sesak nafas hingga dirawat sekitar 5 hari di rumah sakit, pasti kalian bertanya – Tanya kenapa?
bisa kalian bayangkan seorang duda yang ditinggalkan istrinya ke luar negeri hanya demi mengejar simpanannya hidup sendirian ? tentu kalian bisa membayangkan bagaimana piring kotor , dan baju kotor berserakan dimana – mana, di tambah lagi sifat pamanku yang teramat malas akan kebersihan menambah keruh suasana rumah yang sudah mirip kapal pecah.
Kalian tahu aku sangat tidak bisa bertoleransi dengan yang namanya DEBU, seperti yang sudah aku katakan tadi aku memiliki asma yang sudah sangat akut, jadi hampir kemanapun aku pergi aku akan selalu membawa alat bantu pernafasan, sebagai antisipasi jika asmaku tiba – tiba kambuh.
Lalu bagaimana pekerjaanku dan pamanku?
Dimana ayahku?

 
Baiklah akan aku jelaskan…….

 
Dulu ayahku adalah seorang bisnismen yang cukup sukses dibidang pakaian, namun saat di pertengahan bisnisnya tiba – tiba mengalami crash, saham tiba – tiba saja turun drastis , tiba – tiba saja seluruh toko yang selalu mendapatkan stock barang dari perusahaan ayahku menghentikan pembeliannya, tidak tahu apa alasannya, karena banyaknya pekerja yang menuntut gaji akhirnya terpaksa ayahku menjual perusahaannya ke pengusaha asing , dan hasilnya terjual dengan harga yang tidak sebanding dengan kerja keras ayahku selama ini, namun karena sudah tak ada pilihan lagi akhirnya ayahku setuju dan segera membereskan demo besar – besaran di depan rumah kami .

setelah menyelesaikan semua pembiayaan dan tunjangan seluruh pekerja

ayahku tiba – tiba menderita serangan jantung secara mendadak dan meninggal sebelum ambulan datang.
Sungguh miris!
Lalu bagaimana dengan ibuku? Ah dia meninggal seminggu setelah kematian ayahku karena radang paru – paru. Penderitaanku tak sampai disitu setelah ibu dan ayahku meninggal aku kehilangan rumahku , karena hutang pada bank masih belum terselesaikan akhirnya rumah kami disita. Dan aku diusir dengan tidak elitnya hingga terdampar di emperan toko selama dua hari.

 

Untungnya saja saat itu pamanku mengenaliku dan mengajakku untuk tinggal bersama dengannya hingga sekarang.
Pamanku yang membiayai sekolahku yang sudah memasuki semester akhir waktu itu, sehingga aku bisa menuntaskan bangku SMA dan sekarang aku sudah bekerja sebagai seorang karyawan di sebuah kantor pengiriman barang dan jasa.
Sedangkan pamanku adalah seorang pekerja di sebuah pabrik kertas tak jauh dari apartemen kami, yah berkat keringat dan usahanya aku bisa seperti sekarang ini. Aku berjanji akan membuat kehidupannya lebih baik suatu saat nanti.

 

########

—————————————————————————–

“ 11 April 2013 “
Tanggal ini adalah tanggal bersejarah dalam hidupku, tanggal dimana aku baru memasuki dunia kerja , teringat akan masa awal – awal aku baru memasuki dunia perkantoran, awal mula aku yang tak mengerti akan system kerja , dan segala bentuk tentang pemograman kerja hanya seperti kucing kehilangan induk hanya menoleh kekanan dan kekiri berharap mendapatkan keajaiban untuk mengerti apapun yang akan menjadi tugasku tanpa perlu bertanya.

 

Tentu Itu mustahil !
Tapi sebuah keajaiban datangnya tak terduga bukan?
Dan saat itu aku mendapatkannya, aku selalu bersyukur sebab aku bersekolah di sekolah kejuruan dan mengambil keuangan sebagai pilihanku.
Ternyata tugas pertamanku adalah “ pembukuan keuangan “
demi dewi fortuna yang kecantikannya melebihi bidadari aku ingin meloncat dari gedung , “ pembukuan keuangan “ adalah pelajaran kesukaanku .
ada satu kalimat yang melintas di otakku saat itu “ ini hari keberuntunganku “
Dan aku akan selalu memperingati tanggal itu dengan duduk manis dan bersantai di café langgananku
** Caffe Mochi **

 

“ ini pesanan anda “

seorang pelayan cantik dengan tubuh yang terkesan mirip seorang model membawakan pesananku , coffe latte dan cookies teddy bear , aku sangat menyukai sesuatu yang manis terutama ice cream , bisa di katakan aku ini maniak ice cream .
Setelah meletakkan semua pesananku di atas meja pelayan itu segera pergi namun sebelumnya ia sempatkan untuk membungkuk dan tersenyum ramah padaku.
Aku suka pelayanan di café ini, selain menu yang enak pelayanannya pun cepat , ini membuat banyak pelanggan yang datang akan selalu berebut untuk mendaftar sebagai pelanggan tetap. Café ini semakin mendapat nilai plus dengan seringnya kedatangan artis atau penyanyi terkenal.
Sebut saja super junior, siapa yang tak kenal boy grup yang satu ini? Namanya sudah mendunia dan hanya orang – orang tak waras saja (mungkin) yang tak pernah tahu tentang mereka.
Aku hampir melupakan pesananku karena terlalu banyak yang melintas di kepalaku.
satu hal yang aku ingat aroma coffe latte ini begitu menenangkan, terkadang aku berfikir apa sebenarnya yang mereka campurkan kedalamnya, aromanya saja begitu harum apalagi isinya?
Ku tiup pelan dan ku hirup aroma coklat bercampur kopi yang begitu nikmat menari – nari dihidungku. Sedikit ku goyangkan sehingga ukiran hati di atasnya berubah

 

begitu ku minum rasa coklatnya begitu mendominasi , ada rasa hangat mengalir kedalam tenggorokan dan kemudian disusul rasa dingin dari campuran es yang ku masukkan, beginilah caraku meminumnya coffe latte dengan es batu.
Sungguh rasa yang begitu sempurna.

 

 

“ tolong berikan saya coffe latte, saya sangat membutuhkannya “

“ maaf tuan selain pelanggan tetap , kami tidak bisa menjualnya “

 

 

Aku mendengar sedikit ada keributan , kebetulan sekali aku duduk sangat dekat dengan meja kasir, ku lihat ada seorang pemuda dengan baju seragam sekolah yang masih melekat pada tubuhnya yang cukup tinggi, dari logo yang kulihat dia berasal dari SMA DAEGU , dari yang kulihat sepertinya bocah itu tengah meminta kepada pelayan untuk memberinya caffe latte .

 

 

“ tolonglah tuan, berikan aku satu caffe latte , jika aku tidak mendapatkannya aku akan di marahi habis – habisan oleh kakakku “

 

 

Aku tertawa dalam hati, percuma saja bocah itu memohon, café ini hanya menyediakan caffe latte khusus para pelanggan tetap dan tentunya sudah terdaftar, sebab caffe latte yang di jual bukanlah coffe latte biasa. Ini special !
bahkan aku tidak bisa menggambarkan bagaimana sempurnanya cita rasa caffe latte disini.

 

“ maaf anda tidak bisa mendapatkan caffe latte sebelum menunjukkan kartu pelanggan kami “

“ tapi kakakku pelanggan tetap disini “

“ kalau begitu tolong tunjukkan kartunya “

Bocah itu mengacak rambutnya frustasi
aku jadi geli sendiri melihat betapa frustasinya bocah itu, memangnya seberapa pentingnya kah hingga dia sampai memohon seperti itu.

 

“ tolonglah, kali ini saja “

“ tidak bisa “

 

Aku jadi merasa kasihan padanya, segera ku berdiri dan mendekati mereka berdua

 

“ tolong berikan bocah ini satu coffe latte “

“ tapi noona “

“ saya mengenal bocah ini, dia tetangga saya, tolong berikan saja , jadikan satu dengan pesananku barusan “

Sejenak kulihat pelayan itu ragu namun kemudian mengangguk dan mengambil pesanan yang kuminta.

“ noona aku bukan bocah

 
Ku lirik bocah ingusan yang sepertinya tengah marah akibat aku memanggilnya bocah.
satu kata saat aku menatapnya “ tampan “
aku baru tahu jika bocah ini memiliki wajah setampan itu, memang tadi aku tidak melihatnya dengan jelas sebab posisinya membelakangiku.
Oh tuhan bagaimana caramu menciptakan mahluk sesempurna ini. lihat lah bagaimana mata tajam itu berkedip , hidung mancungnya yang pas , bibir tipis dan rahangnya yang begitu tegas . satu lagi bulu matanya kenapa bisa sepanjang itu ?  GOOD.!!

 

“ ini noona pesanan anda “

Suara pelayan itu membangunkanku dari lamunan konyol yang kubuat, ku lirik bocah yang masih setia berdiri dengan kakinya yang diketuk – ketukkan kelantai . Wajahnya begitu datar , oh well .. dia memang tampan tapi apakah dia tidak tahu cara berekspresi?

 

“ ini bawalah, berikan pada kakakmu “

Bocah itu mengambilnya , “ terimakasih noona “ ucapnya

 

“ ya sama – sama “

Bocah itu segera melesat keluar dari caffe tanpa membungkuk atau tersenyum sebagai rasa hormat. Sungguh bocah tak tahu sopan santun. sejak itu aku akan menarik semua kalimatku tentang kesempurnaan bocah tadi ! titik .

 

 

######

———————————————————————

Oh Sehun
Sial sekali kenapa aku harus kalah dari permainan konyol itu, seharusnya jika tahu begini aku tak perlu menerima tawaran kakakku, permainan “ ular tangga “ yang sebenarnya aku sangatlah payah dalam menjalankan dadu untuk mencapai finish. Entah memang aku tidak pandai atau memang tidak memiliki kemampuan dalam menaklukkan ular dan tangga ini. Dulu waktu kecil aku bahkan menjadi bulan – bulanan temanku karena tak pernah menang , dan sekarang aku malah menjadi bulan – bulanan kakakku akibat kalah bertaruh.
Seharusnya aku sudah bisa mengantisipasi hal ini.
Ular tangga adalah permainan yang harus aku hindari untuk seumur hidupku
Ku buka pintu apartemen dan pemandangan tak menyenangkan selalu tersaji secara live di depan mata. Kakakku yang terkenal akan ke playboy annya sedang asik berciuman di depan ruang televisi . bahkan kedatangankupun seolah tak mengganggunya dari kegiatan “ mesumnya “  saat ini
Ku letakkan segelas coffe latte dingin pesanannya diatas meja , sengaja menaruhnya dengan keras agar pasangan mesum itu segera sadar bahwa ada manusia lain di dalam rumah.
Dan gotcha….. mereka segera berhenti ketika menyadari kedatanganku

 

“ sehun, kapan kau masuk “

 

Ku rotasikan bola mataku “ sejak kalian berciuman dengan panas “

Seolah mengerti wanita yang menjadi target kakakku malam ini itu menutupi sebagian wajahnya dengan jaket. Walau sudah tertutup aku masih dapat melihat pipinya yang semerah udang rebus. Dalam hati aku bersorak , target kakakku kali ini sangat cantik. Sungguh sayang dia akan kehilangan miliknya malam ini.

 

“ haha… jangan seperti itu, lain kali kita bertaruh lagi oke? dan terimakasih coffenya adik manis “

Aku tak menggubris perkataannya , aku tidak mau lama – lama berada di ruangan ini bisa – bisa suhu tubuhku akan ikut memanas jika melihat mereka melakukan this and that di hadapanku.
Ku hempaskan tubuhku ke atas tempat tidur, rasanya lelah sekali . hari ini mendapatkan hukuman lari lagi dari lee songsaenim dan hukumannya ditambah menjadi 2 kali lipat dari biasanya. Jika terus seperti ini bisa – bisa aku akan kehilangan tulang kakiku dengan cepat.
sepertinya aku harus memasang jam weker lebih dari 1 agar tidak bangun kesiangan.
Rasanya tubuh ini begitu lengket sekali, rasa tak nyaman begitu mendominasi tubuhku.
Sepertinya aku harus mandi terlebih dahulu, sebelum bangsa tikus memakanku hidup – hidup.
baiklah sehun fikiranmu mulai konyol

 

####

———————————————————–

Seperti dugaan
Ku tutup kedua telingaku dengan bantal tapi suara – suara sialan itu masih saja terdengar.
aku benar – benar tak habis fikir , bagaimana bisa eommaku melahirkan seorang anak seperti kakakku . dan kenapa juga aku harus bernasib sial dengan menjadi adiknya.
Oh tuhan tidak bisakah aku bertukar kakak?

 

“ arrrgghhh….. aku bisa gila “

ku acak rambutku frustasi , ini sudah tengah malam tapi pasangan mesum itu masih saja melakukan “itu” , tak tahukah mereka aku ini masih dibawah umur. Seharusnya kakakku harus memberikan contoh yang baik bukan? Bukannya malah .. ah sudahlah.!
Ku putuskan untuk keluar , dengan segera kuambil mantel dan mengganti celana pendekku dengan celana jeans, tak lupa masker dan topi , dan tentunya dompet juga harus selalu ikut , karena sepertinya malam ini aku akan tidur diluar.
BRAAAKK
Dua manusia yang sedang memamerkan tubuh polosnya itu menatapku kaget, dan setelahnya suara jeritan yang begitu nyaring membuat gendang telingaku hampir pecah.

 

“ yaakk… kenapa kau belum tidur “

“ hyung.. aku akan tidur diluar “

Setelahnya aku segera pergi , tak kuhiraukan teriakan marah kakakku karena tak memperbolehkanku tidur diluar
Apakah dia bodoh?
Apakah dia tak tahu?
Seharusnya dia berfikir kenapa adik satu – satunya bisa pergi dari apartemen, mendengarkan desahan – desahan mereka membuatku merasa muak. Itu menjijikkan!
Sepertinya aku akan ke sauna saja, itu tempat paling nyaman dan juga menyenangkan dan tentunya MURAH

 

####

———————————————————

“ hah… rasanya segar sekali “

[ Kim taeyeon , pegawai di kantor pengiriman barang dan jasa
Status masih single
Umur dan wajah sangatlah berbanding terbalik , kalian tak akan percaya jika umurnya sudah 24 tahun. ]

Taeyeon meminum jus strawberry kesukaannya, sesekali ia membuat ekspresi lucu saat rasa yang asam menyentuh lidahnya.
diliriknya jam di pergelangan tangannya, sudah pukul 23.45 malam. Dan dia masih asik dengan dunianya
siapapun yang melihatnya saat ini pasti akan mengira jika taeyeon adalah anak SMP yang tersesat atau mungkin rombongan pariwisata yang tertinggal.

Masih dengan jus strawberrynya taeyeon melihat ada sebuah sauna tak jauh dari tempatnya berdiri, rasa lelah telah mendominasi sebab sedari sore hari ia sudah berkeliling kebeberapa tempat untuk merayakan tanggal keramatnya [ kalian mengertikan maksudku , “ first work “ ] , ia jadi ingin merebahkan diri disana , pasti akan seru.!
lagi pula besok kantor libur, sepertinya tak masalah jika dia pergi kesana, walau sendirian.

Di tempat kasir nampak begitu lenggang hanya ada beberapa pengunjung yang sepertinya akan pulang, hanya ada satu orang pria yang sepertinya baru masuk.
Ini benar – benar hari keberuntungan baginya, biasanya ia harus antri panjang jika memasuki sauna, tapi sekarang dia tak perlu lama menunggu karena hanya menunggu satu orang saja. Berkunjung kesauna tengah malam begini ternyata lebih bagus.
Setelah pria di depanku pergi aku buru – buru mendekati meja kasir, seperti biasa sama dengan sauna – sauna ditempat lain, pasti penjaga kasirnya sangatlah errrr….
badan besar seperti sumo rambut di potong pendek , alis yang terangkat keatas , sorot mata yang tajam , taeyeon seolah akan memesan tempat penjara di bandingkan tempat sauna.

“ pesan untuk satu malam “

“ 25.000 won “

Taeyeon menggerutu dalam hati “ dasar preman “

“ ini baju dan handuk, tas di larang masuk, bawa saja barang – barang penting seperti dompet atau handphone “
Taeyeon mengangguk , setelah menyelesaikan administrasi ia mengambil pakaian ganti dan segera memasuki sauna.

####

—————————————————————————

Di dalam juga sama lenggangnya, banyak orang yang sudah tertidur, yah mengingat ini sudah memasuki tengah malam jadi tak heran jika banyak orang yang sudah bergelanyut dengan mimpinya.
Dan taeyeonpun tak mau kalah dia juga ingin segera berbaring dan memasuki alam mimpinya.
Taeyeon mencari tempat namun sudah penuh, saat melewati lorong yang ke 6 dia melihat ada satu tempat kosong,
Tapi…………….
Kanan dan kirinya semua lelaki? Yah walau ada beberapa perempuan disana tapi posisi mereka berseberangan , ini tidak bagus.
Taeyeon mengurungkan niatnya untuk menempati tempat itu, mana mungkin dia seorang diri tidur di samping laki – laki yang lumayan banyak. Astaga!
Tapi….
Sudah tidak ada tempat lain, dia akan tidur dimana?

“ sepertinya tidak apa, lagi pula mereka semua sudah tidur , mereka tidak akan menyadari jika ada seorang wanita yang tidur di samping mereka “

taeyeon mencoba meyakinkan diri, setelah menimbang – nimbang akhirnya dia memutuskan untuk menempati tempat itu.
Langkah pelan diambil, seperti maling yang hendak mencuri uang di rumah bos, taeyeon berjalan dengan kaki yang berjinjit, mengurangi beban tubuhnya yang mungkin akan menimbulkan suara keras jika kedua kakinya menginjak lantai dengan sempurna.
bantal yang sudah ia ambil dari loker segera ditaruhnya.
Dan tentunya PERLAHAN

Taeyeon menelan ludahnya , disamping kirinya ada pria berbadan sangat gemuk tengah tertidur dengan mulut yang menganga lebar, tak lupa suara dengkuran yang lebih mirip suara kucing tertabrak truk sampah membuat taeyeon sedikit geli. Sedangkan disamping kanan pria yang memiliki tubuh kurus yah walau tidak terlalu kurus tidur dengan damainya dengan wajah yang tertutup handuk, tangan kanannya ia gunakan sebagai bantalan kepala.

“ apa dia tidak kebagian bantal, tapi sepertinya di loker tadi masih banyak “ batinnya
Taeyeon mengangkat bahu , mungkin dia saja yang tidak mau memakai bantal. dengan gerakan pelan taeyeon membaringkan tubuhnya di atas lantai.

“ hah “

baru saja taeyeon ingin menutup matanya namun sesuatu yang berat menyentuh tubuhnya, sontak taeyeon membuka mata lebar – lebar.

“ huwaaaaaaaaaa “

Teriakan taeyeon sukses membuat beberapa manusia yang tengah terlelap kini terbangun, omelan – omelan marah terdengar saling bersahutan
Taeyeon yang menjadi penyebab pun hanya bisa menunduk menyesal

“ saya minta maaf , saya minta maaf “

“ ya aku sedang istirahat tidak bisakah kau tenang eoh “ seorang pria berbadan kekar kini menatap tajam taeyeon

“ ini tempat umum, banyak orang disini kalau mau berteriak sebaiknya di rumahmu saja sana “ kali ini seorang wanita tua ikut – ikutan marah

“ saya minta maaf saya benar – benar menyesal “ taeyeon tak henti – hentinya membungkukkan badannya sambil mengucapkan maaf, dan untungnya para pendemo akhirnya mau mengerti dan mereka mulai menempati tempat mereka masing – masing, dan bisa di tebak selanjutnya mereka akan tertidur

“ ckckck dasar ahjumma berisik “

taeyeon mendengar seseorang memanggilnya dengan kata ahjumma reflex ia memutar arah dan menghadap seseorang yang tengah menatapnya tajam
Wajah orang ini Nampak tak asing, membuat taeyeon harus memutar otak mengingat semua yang telah terjadi beberapa hari ini, dan otaknya menangkap sesuatu, memori tentang kejadian di sore hari , di café langganannya, dan sekarang taeyeon ingat

“ kau “

Pria itu tak mengindahkan nada marah dalam diri wanita dihadapannya, malahan pria itu dengan santai mengucek kedua matanya yang masih setengah terpejam
Taeyeon menelan ludahnya , wajah pria ini begitu tampan dan juga sangat sempurna , mata itu walau masih setengah tertutup terlihat begitu indah apa lagi lekukan wajah pria itu begitu bagus ukiran seperti lengkungan huruf U yang di akhiri dengan dagu runcing yang cukup panjang, hidungnya yang mancung sekilas tak ada bedanya dengan orang – ornag kebanyakan namun ada sesuatu yang terlihat berbeda , dan itu adalah sesuatu yang sulit sekali ia jelaskan , tangannya terasa gatal dan ingin sekali mencubit hidung itu. Namun ia masih bisa menahannya
Yah inilah kebiasaan buruk seorang taeyeon, ia sangat suka sekali mencubit atau memegang hidung seseorang, entah apa yang memotivasinya melakukan hal konyol seperti itu yang ia tahu ada rasa ingin yang begitu besar saat ia melihat seseorang yang memiliki hidung mancung dan bagus, terkadang taeyeon sendiri berfikir jika kebiasaannya ini sangat tidak wajar , walau masih di kategorikan sebagai hal biasa – biasa saja tapi jika di lakukan terus menerus bisa – bisa sang pemilik hidung akan mengalami retak jika terus – terusan di cubit. Dan ini menimbulkan kekhawatiran tersendiri dalam hidup seorang kim taeyeon.

“ ahjumma sebaiknya kau pergi , aku ingin istirahat “

Pria itu mengibas – ngibaskan tangannya kehadapan taeyeon, dan itu membuat taeyeon kesal dibuatnya, ia tidak terima atas sikap kurang sopannya terhadap wanita, taeyeon tidak akan tinggal diam

“ yak bocah kau ini tidak ada sopan – sopannya pada wanita yang lebih tua “ taeyeon beringsut marah , ia melipat kedua tangannya memberikan kesan angkuh pada wajahnya yang seperti bayi

Pria yang ditatap hanya memandang remeh, dalam hati dia tertawa melihat ekspresi yang tidak ada seram – seramnya, malahan ahjumma di hadapannya ini terlihat seperti bayi yang sedang marah . sangat imut…..

“ wajahmu tidak cocok dengan umurmu “

pria itu kembali memposisikan tubuhnya dengan nyaman di lantai, handuk yang sempat ia lempar kini kembali terpasang rapi di kepalanya menutupi separuh bagian wajahnya yakni mata hingga hidung.

“ kau yak.. kau pikir kau bicara dengan siapa sekarang  “

taeyeon kali ini sudah kehilangan kesabaran, bagaimana bisa dia bertemu dengan pria ah tidak lebih tepatnya bocah yang tidak ada sopan santunnya sama sekali.
Jiwa kekanakan taeyeon mulai kambuh dia segera memukul dan menendang secara brutal pria itu hingga ia berkali – kali memekik kesakitan

“ hey kalian “

Taeyeon menghentikan aksinya , ia menatap beberapa orang yang sepertinya terganggu ‘ kembali ‘ dengan keributan yang di buat oleh taeyeon

“ maaf saya tidak bermaksud untuk mengganggu, mohon maafkan saya sekali lagi “

“ jika kalian ingin bertengkar sana keluar saja , jangan di sini, selesaikan dulu urusan rumah tangga kalian di luar “

Taeyeon menganga lebar, mendengar celotehan para ahjumma itu tentang ‘ rumah tangga ‘

hey apa – apaan itu taeyeon saja belum pernah pacaran, merasakan cinta saja dia tidak pernah apalagi sampai berumah tangga, yang benar saja !

“ ahjumma aku belum___”

Taeyeon merasakan lengan seseorang merangkulnya kuat, ia menoleh dan sedetik kemudian matanya terbuka lebar , pria yang barusan menjadi korban atas keganasan taeyeon kini merangkulnya dengan erat serta tersenyum aneh terhadapnya.

“ maafkan kami ahjumma, kami memang sedang bertengkar , belakangan ini kami memang sering sekali mempermasalahkan hal – hal sepele “

Taeyeon semakin menganga , ia tak percaya dengan apa yang barusan di dengarnya , rumah tangga?
Hal – hal sepele ?
Apa – apaan itu?
Dasar kurang ajar?

“ yak__”

taeyeon tak bisa berkutik ketika mulutnya di bungkam oleh tangan pria itu, aroma coklat merasuk kedalam indra penciumannya, terasa manis namun ada kesan seksi di dalamnya , taeyeon terpaku saat dirasa ada sesuatu yang hangat menyentuh lehernya, walau taeyeon tak dapat melihat tapi dia yakin jika itu adalah bibir pria itu
Taeyeon merasa jantungnya memacu dengan cepat, kecupan itu terasa hangat , sensasi dingin terasa dari sisa air liur yang menempel disana , taeyeon merasakan darahnya mendidih , mengalir dengan cepat keseluruh anggota tubuhnya, tangan pria itu masih memeluk erat pinggang ramping milik taeyeon, bahkan sekarang tangan pria itu semakin mengerat
Hingga taeyeon susah bernafas

“ maaf ahjumma, istriku ini memang sangat kekanakan “

Taeyeon merasakan hawa aneh dalam tubuhnya , ada rasa hangat yang menjalar hingga sampai keubun –ubun, hembusan nafas pria itu di telinga taeyeon terasa menggelitik, rasanya geli , taeyeon berusaha melepaskan rangkulan pria itu namun tidak bisa, kekuatannya tak begitu besar , dia tak sanggup walau hanya sekedar melepaskan diri.

Disamping taeyeon yang sibuk melepaskan diri , dia tak sadar sama sekali jika tatapan pria yang memeluknya saat ini tengah menatap tajam kearah depannya, bukan menatap para ahjumma genit yang sedari tadi menggodanya seperti lalat yang mengerubungi makanan di atas meja, pria itu masih punya fikiran waras , dia tidak menyukai ahjumma dengan tubuh seperti pegulat sumo ! tidak ! tidak mau !

Di depan sana berdiri seorang wanita cantik dengan tubuh yang tinggi semampai, bibirnya mengatup sempurna namun matanya menyorotkan akan kekecewaan.
Tangannya mengepal kuat, ada jejak air mata di hampir setiap sudut matanya, namun walau begitu tak mengurangi pahatan sempurna pada wajahnya yang begitu sempurna.

Taeyeon masih berusaha melepaskan diri, semakin kuat taeyeon memberontak maka semakin kuat pula cengkeraman pria itu , walau beberapa kali gagal namun taeyeon tak putus asa, lengan pria itu masih melingkar kuat dilehernya, taeyeon tak akan melewatkan kesempatan emas yang di berikan tuhan padanya.

 

“ Mungkin satu gigitan tidak masalah, asalkan tidak sampai putus ! ku rasa tidak apa – apa “

Arrggghhhh
Pria itu berteriak histeris , lengannya terasa panas sekaligus perih , di lepaskannya taeyeon yang masih pada posisinya menjadi seorang aligator , pria itu tanpa sadar mendorong tubuh mungil taeyeon hingga posisinya bergeser kedepan.
Pria itu kembali berteriak saat dirasa cairan merah kental mengalir pada lengannya yang terluka.
Taeyeon yang baru tahu jika lengan pria itu berdarah akibat ulahnya, buru – buru mengambil tindakan melarikan diri , entah apa yang difikirkannya bukannya minta maaf atau mengobatinya taeyeon malah memilih untuk berlari.

 

“ yaakk…mau kemana kau ? “

TO BE CONTINUED

jangan lupa commentnya reader yang paling baik *tebarkiss
sampai jumpa di next chapter .. #pay pay

Iklan

15 pemikiran pada “I’M A MAN #1

  1. UWAAAAAAAAA……
    DAEBAKK!! ffnya Unnie….
    OMG!! MISS U UNNIE XD

    udh lma nggk ngobrol…
    udh dri thun brapa yaa (?) eh….
    kkk~ Mian aku bru komen 😀

    wkwkwkwk….. Tae Unnie sma Sehun emang kyak psangan suami istri XD
    itu Tae Unn kok main kbur aja…. Hemeh ksihan tangan Sehun -_-

    Unnie klanjutnya di tnggu yaa…. 😀
    FIGHTAENG!! ❤

  2. UWAAAAAAAAAA….. Chap 1nya udh ada… XD
    UNNIE I MISS U!!

    udh lma nggk ngobrol…
    dri thun brapa yaa (?) eh….
    pkoknya aku rindu bnget sma Unnie… titik… XD

    itu Tae Unnie sma Sehun oppa emang kyak psngan suami istri XD
    lho kok Tae Unnie main kbur aja,ksihan itu tngan Sehun Oppa -_-
    Unnie Chap slanjutnya di tnggu yaaa…. 😀
    FIGHTAENG!! ❤

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s