ecthe macht [1]

ecthe macht

cast : • Kim Taeyeon
• Oh Sehun
• Kim Joongin / Kai
• Seohyun
• All Member Exo

Genre : Fantasy , Mystery

Rate : PG 17

Lenght : Chapter ( 16 Page . 4 K ↓ )

Author : Devinshr_94

Annyeong semua *lambai .. ini adalah FF yang bergenre fantasy yang baru pertama kali saya share di sini tentunya masih JAUH dari kata sempurna , bagus dan keren !!!! saya tahu karena saya memang kurang bagus dalam hal tulis menulis #plaakk
mungkin kalian sudah sering membaca cerita FF seperti ini -_-“ , tapi ini asli karangan saya , tidak ada kata menjiplak atau mencuri *eh sebab saya memikirkan setiap katanya sampai – sampai otak saya seperti air mendidih *lebay

saya hanya terinspirasi dari film naruto O.O *apaHubungannya ?

sudah abaikan ocehan saya yang tidak penting seperti ini . pokoknya saya berharap para reader mau memberikan reviewnya 😀 , saran dan kritik sangat saya nantikan untuk menjadikan next chap lebih baik dan lebih baik lagi  .

sekedar mengingatkan bahwa ini pernah saya share di FKI cuman responnya kurang memuaskan T.T #nangis
#abaikan semua tolong abaikan

WARNING !! TYPO BERTEBARAN , ALUR CERITA PASARAN , DON’T BASH DON’T PLAGIARISME .

HAPPY READING ^^

.

.

.

Jika Sang Dewa Langit Telah Menakdirkan Sebuah Kisah , Maka Kisah Itu Pasti Akan Terjadi
Tak Perduli Manis Atau Pahit , Jika Sudah Di Gariskan Maka Pasti Semua Akan Terjadi !
Mau Tidak Mau , Suka Tidak Suka Semua Akan Berjalan Sesuai Rencana !
Begitulah Yang Disebut Dengan Takdir !
Takdir Dari Sang Kuasa Yang Tidak Dapat Di Tolak Oleh Satu Mahlukpun !
Kejam , Memang !
Tapi Itulah Yang Di Sebut Dengan Kekuasaan , Semua Mahluk Hidup Hanyalah Wayang Yang Di Gerakkan Sesuai Naskah , Menuruti Semua Apa Yang Di Katakan Oleh Sang Dalang , Tidak Ada Protes ~ Hanya Menurut , Melakukan , Pasrah Dan Menerima Semua Apa Yang Sudah Tertulis !
Mengikuti Kemanapun Arah Hidup , Kemanapun Jalan Yang Akan Di Tuju !
Semua Mahluk Hidup Hanyalah Sebuah Boneka Hidup Yang Sangat Mudah Di Pakai Dan Di Buang !
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.

Universitas Jeguk . 09.00 AM KST

“ SEHUN “

Suara itu mengalun begitu keras , hingga membuat hampir puluhan pasang mata harus menutup telinga mereka sesaat , tak elak beberapa dari mereka mengumpat kesal ~ suara itu memang tergolong merdu ! namun jika lengkingan itu mencapai hampir 10 oktaf pasti akan mengganggu pendengaran , tak perduli itu semerdu apapun , atau sebagus apapun jika tingginya melebihi 10 oktaf itu sama saja dengan merusak gendang telinga secara perlahan , atau bahkan bisa menyebabkan kerusakan pendengaran secara permanen .

 

“ ya oh sehun kenapa kau meninggalkanku “

Wanita dengan tubuh yang tidak terlalu tinggi itu kini berlari , mencoba menyamakan kedudukannya dengan manusia yang berada tak jauh dari tempatnya , kaki – kaki kurusnya yang terbalut celana jeans biru itu melangkah lebih lebar saat manusia yang di maksudnya kini malah mengambil langkah terus ~ atau lebih tepatnya ingin meninggalkan wanita itu. Tidak perduli !

 

“ yak…… berhenti kau oh sehun “

Wanita itu masih berusaha menyusul , dengan kedua kaki pendek dan kurus itu membuatnya kesulitan menyusul sang manusia menyebalkan yang kini malah semakin menjauh , tanpa menoleh atau melirik pria yang dimaksudnya semakin mempercepat langkah kakinya yang begitu panjang ~ sangat berbanding terbalik dengan kaki wanita itu yang sangat pendek .

 

ibaratnya 100 di banding 50 kira – kira seperti itulah penggambarannya

 

“ aisshh.. kau ini benar – benar mau menghindariku eoh “

Kali ini wanita itu bisa bernafas lega , usahanya agar bisa menyusul pria menyebalkan ini berhasil ~ walaupun harus berolahraga tak jadi masalah , yang penting dia bisa bertemu dengan pria yang cukup spesial untuknya.

 

“ kau ini kemana saja , tidak ada kabar sama sekali “

Pria itu diam , tak berniat menjawab atau merespon dengan ekspresi ~ seolah malas menanggapi , pria itu memilih memandang kearah lain

 

“ aku minta maaf “

Hening ~ tidak ada suara apapun , yang terdengar hanyalah suara detikan jarum jam yang berada disamping mereka , sedangkan beberapa orang yang berlalu lalang di sekitar mereka kini entah pergi kemana ~ yang jelas lorong ini sudah sangat lengang

 

“ aku benar – benar minta maaf , aku tidak bermaksud mengatakan hal itu kepadamu “

Hening ~ wanita itu menghela nafas pasrah , dia sudah tahu jika orang yang kini berdiri dihadapannya ini tengah marah besar , OH SEHUN
Sahabat yang begitu dicintainya , tentu hanya dirinya ! tidak ada yang tahu bagaimana perasaannya yang sebenarnya ~ dia terlalu pintar dalam menyembunyikan ekspresi , bahkan ibunyapun tak bisa membaca apa yang sebenarnya di fikirkannya . Kim Taeyeon
Taeyeon kembali menghela nafas , pertengkarannya dengan sehun dua hari lalu benar – benar kesalahan fatal , memang dua orang ini tergolong sering bertengkar namun biasanya tidak sampai separah kemarin ~ bagi semua mahluk yang mengenal mereka , kemarin itu adalah sebuah kiamat ! dua manusia yang begitu pas dan cocok dalam segala bidang itu bertengkar hanya karena sebuah persoalan yang teramat sepele. Tentu berbagai pertanyaan seolah menumpuk di benak mereka yang penasaran akan kelanjutan kisah hubungan persahabatan yang terlihat seperti hubungan asmara itu akan sampai mana? Apakah masih berlanjut ataukah berhenti hanya sampai disini ?
Tentu Hanya karena seorang pria bernama Cho Kyuhyun , hubungan dua orang ini memanas ! bagaikan larva pijar gunung berapi yang siap meletus setiap saat.

 

“ aku sudah meninggalkan kyuhyun sunbae sesuai keinginanmu , jadi maafkan aku “

“ kau bahkan masih memanggilnya sunbae “

Tubuh taeyeon menegang , suara berat sehun seolah menginstropeksi dirinya ~ pernyataan sehun yang tadi adalah pukulan telak , taeyeon menelan salivanya kasar , taeyeon benar – benar semakin merasa bersalah ~ taeyeon yakin sekali jika saat ini sehun tengah menatap dirinya tajam.

 

 

Kalau kau tidak menginginkan aku berhubungan dengan yang lain , kenapa kau tidak memintaku seperti laki – laki yang mengejarku setiap hari
Yang kau lakukan hanya marah saat aku membuka cinta baru , menyuruhku mengakhiri hubungan atau tiba – tiba menghilangkan jejak
Apakah kau tidak tahu hati ini begitu bingung dengan semua perlakuanmu
Kau sahabatku tapi kau selalu melarangku
Apapun yang aku lakukan jika itu mengenai pria lain maka kau pasti akan marah
Menyulut pertengkaran hingga kita berdua saling menjauhi satu sama lain
Apa sebenarnya yang ada dalam hatimu?
Kau anggap aku ini seperti apa?
Katakan padaku , apa sebenarnya yang kau inginkan , agar aku mengerti

 

 

“ aku tidak menghindarimu , maaf telah membuatmu khawatir “

Taeyeon mendongak, menatap kedalam manik mata sehun yang selalu bisa membuatnya tenang , seperti ada sesuatu yang selalu membuat taeyeon betah berlama –lama memandangi iris kecoklatan yang begitu bening ~ milik Oh Sehun Sahabatnya

 

“ kau jahat sekali , mendiamiku , tidak menghubungiku bahkan kau sampai tidak masuk kemarin , aku benar – benar khawatir padamu oh sehun “

Taeyeon merasakan sentuhan hangat di puncuk kepalanya , begitu hangat bahkan sanggup membuat tubuhnya tak menggigil lagi ~ angin musim dingin yang sedari tadi seolah menyerangnya secara bertubi – tubi kini seolah melewatinya begitu saja , tidak ada lagi dingin yang dirasakannya sekarang hanyalah kehangatan yang begitu menenangkan.

 

“ sehun “

“ maafkan aku Karena selalu membuatmu kesal “

Taeyeon tertegun , walau ini bukan pertama kalinya sehun meminta maaf tapi entah ada sesuatu yang membuatnya terasa berbeda untuk saat ini . taeyeon merasa ada sebuah makna lain dari kalimat sehun barusan ~ walau tak yakin tapi taeyeon merasakan sesuatu yang mendesir . begitu menuntut hingga jantungnya terasa sesak dan panas.

 

“ kau hanya milikku , mengerti “

Taeyeon menegang , matanya membulat dengan sempurna ~ kalimat sehun begitu terasa nyata , membuat jantungnya sukses bekerja lebih keras lagi , lagi dan lagi
Entah itu sebuah kebohongan atau hanya sebuah gurauan , taeyeon tak dapat mendeskripsikan kalimat sehun terhadapnya, ekspresi sehun yang sangat sulit di tebak membuatnya bingung akan apapun yang dikatakannya.

 

“ sehun apa maksudmu “

Pria yang begitu sempurna dengan guratan berbagai panca indra yang terlukis indah di setiap inci wajahnya itu tersenyum ~ bagai dewa matahari yang begitu terang dan bersinar , membuat hati siapapun senang sekaligus hangat dibuatnya ~ Taeyeon mengerjapkan matanya beberapa kali , mencoba menormalkan setiap jengkal tubuhnya yang mulai terasa tidak normal .
Pipi itu merona merah
Bagai tomat yang telah matang dan siap dimakan

 

“ kau akan mengerti nantinya , ayo kita ada kelas sebentar lagi “

Taeyeon reflex mengangguk , kemudian mengikuti langkah sehun yang kini tak tergesa – gesa lagi seperti barusan ~ dengan tenang tanpa candaan mereka berdua berjalan beriringan , membiarkan otaknya bergulat dengan sendirinya , memutar apapun yang menjadi kenangan mereka berdua .

 

 

Kedua manusia itu tak sadar jika semenjak tadi ada sosok lain yang mengawasi kedekatan mereka dengan wajah merah padam , Nampak sekali aura kemarahan begitu kental , membuat siapa saja yang melihatnya pasti akan lari terbirit – birit.
Mata merah tajam itu mengikuti setiap gerak dua manusia itu hingga sosok keduanya menghilang masuk kedalam kelas . dan setelahnya manusia itu mengucapkan sesuatu ~ seperti mantra
Memejamkan kedua matanya
Dan sedetik kemudian sosoknya menghilang seolah terbawa angin , tak ada bekas yang ada hanya guguran daun yang jatuh di tempatnya.

 

 

Tidak ada yang sadar
Tidak ada yang tahu
Tidak ada yang dapat melihat sosok itu hanya dengan mata kosong
Karena dia spesial

 

 

“ kau sudah menemukannya ? “

Pria dengan setelan jas putih itu menutup berkas – berkasnya , meletakkannya asal dengan berkas – berkas lain yang belum tersentuh oleh matanya , kali ini matanya teralih pada sosok manusia berbaju hitam yang kini duduk disalah satu meja panjang yang sama dengannya

 

“ lalu , kenapa kau belum membawanya? “

 

“ aku masih menunggu waktu yang tepat , sekarang ini masih belum waktunya “

Pria berjas putih itu mengerut , ekspresinya berubah 180 derajat , ekspresi kecewa, kesal dan tidak sabar begitu mendominasi , membuat pria dengan baju hitam itu sedikit merasa takut

 

“ kau seharusnya membawanya sebelum bangsa idenvil mengambilnya terlebih dahulu “

 

“ aku mengerti, dalam waktu dekat ini aku pasti akan membawanya “

Pria berjas putih itu mengangguk , wajahnya yang dingin kini berubah seperti semula ~ begitu tegas dan berwibawa , sangat cocok dengan jabatannya sebagai seorang KETUA

 

“ aku khawatir jika sampai bangsa idenvil lebih dulu mengambilnya , maka seluruh anggota kita akan hancur , bagaimanapun kekuatan holosaprenya jangan sampai jatuh ketangan para idenvil , bisa – bisa dunia ini akan penuh dengan kegelapan , kai “

Pria yang dipanggilnya dengan sebutan KAI itu menelan ludahnya kasar , mendengar perkataan ketuanya itu membuat tubuhnya merinding ~ kekuatan yang harus ia ambil alih jika sampai jatuh ketangan para idenvil bisa menyebabkan banyak sekali dampak besar

 

“ kau adalah pilihan kai , maka kau harus bisa memperjuangkan permata holosapre dalam tubuhnya , kekuatan terbesar ada padanya , kau tahu sendiri apa jadinya jika sampai kekuatan itu jatuh ketangan yang salah “

“ kau benar kris , aku harus segera membawanya …. Sebelum idenvil mengambilnya terlebih dahulu “

Pria bernama kris itu kembali mengangguk , kembali mengambil berkas yang sebelumnya ia abaikan , dan mengisyaratkan agar kai segera keluar dari ruangannya.

 

.
.
.
ecthe macht
.
.
.

 

“ kau mau makan? “

“ tidak “

“ mau membeli minuman? “

“ tidak “

“ mau permen “

“ aku bukan anak kecil “

“ kau menyebalkan sehun “

Taeyeon kini mengembungkan pipinya kesal , dengan amarah yang meluap – luap taeyeon menaruh kotak bekalnya ke meja dengan asal – asalan , hasilnya isi yang ada didalamnya berserakan tak berdaya

 

“ ya jangan kau lempar “

“ biar saja , toh kau tidak mau makan “

Taeyeon merajuk , tidak perduli dengan omelan – omelah sehun yang kini sedang memasukkan beberapa makanan yang telah tumpah ruah di atas meja , beberapa orang yang memang tengah berada di dalam kelas kini menatap malas pertengkaran dua sahabat yang sudah sangat sering membuat keributan setiap harinya itu ~ bagi mereka itu sudah hal biasa

 

“ baik – baik aku akan memakannya “

Sehun mengambil salah satu telur gulung yang masih bisa ia makan , memasukkannya dalam satu kali suapan , hingga kedua pipinya menggembung penuh makanan ~ lucu sekali
“ bagus sekali , ayo makan semuanya “ taeyeon kini tersenyum senang , bagaimanapun taeyeon memang selalu berhasil dalam urusan debat berdebat dengan sehun , yah walau beberapa kali taeyeon harus mengalah untuk mengimbangi sifat keras kepala seorang oh sehun ~ seperti tadi pagi

 

“habiskan “

Taeyeon kembali menyeruakkan perintahnya , membuat sang lawan hanya mengangguk pasrah membiarkan dan menuruti semua yang diminta taeyeon.

 

“ kau jahat sekali , mau membunuhku eoh “

“ jangan banyak bicara cepat habiskan “

“ aku sudah ke— “

Sehun membulatkan matanya , satu telur gulung membuatnya harus rela menelan dalam – dalam kalimat protesnya ~ mulut sehun sudah sangat penuh dengan telur gulung yang terus menerus disuapkan oleh taeyeon .

 

“ aigoo…. Makanlah yang banyak bayi kecilku , tubuhmu semakin kurus saja belakangan ini “

Sehun membulatkan matanya lebar , taeyeon memang sudah sangat sering memanggilnya bayi kecil tapi entah kenapa kali ini sehun tidak terima sama sekali ~ kunyahan yang begitu cepat dan keras berhasil mengoyak dan melembutkan telur gulung itu hingga berhasil masuk hanya dengan sekali telan

 

“ kau juga harus banyak makan kecebongku , tubuhmu itu harus memiliki banyak nutrisi agar bisa tumbuh tinggi “

Sehun menyeringai , melihat perubahan wajah taeyeon yang begitu cepat membuatnya semakin ingin menggodanya terus .
PLETAK

 

“ berhenti memangilku kecebong “

Taeyeon menatap tajam sehun yang kini tengah kesakitan , satu bogem andalan telah berhasil mendarat cukup keras di puncak kepala sehun ~ taeyeon tak henti – hentinya bersorak ria dalam hati , sebab dia berhasil lagi membuat kepala sehun ternodai dengan bogem kebanggaannya.

 

“ yaakk kau ini wanita apa lelaki sih , pukulanmu itu benar – benar mampu membuat hewan mati kejang – kejang “

“ yaakk oh sehun “

“ kecebong “

“ bayi “

Begitulah seterusnya , tidak ada kata damai dan juga kata pertengkaran , mereka berdua bagaikan sudah terikat dengan sebuah waktu , sulit menggambarkan bagaimana dekatnya dua orang itu
Setiap hari selalu bertengkar kemudian berbaikan , bertengkar kembali kemudian berbaikan lagi begitu seterusnya , seolah tidak pernah ada kalimat ‘BOSAN ‘

 

Jika taeyeon kekanan maka sehunpun akan kekanan
Jika taeyeon kekiri maka sehun juga sama
Jika taeyeon mengatakan tidak maka sehunpun juga tidak
Begitu sebaliknya

Mereka bagaikan sebuah benang kehidupan yang saling terikat , sulit dilepaskan jika sudah melilitkan satu sama lain , jika putus maka benang itu akan tumbuh kembali, semakin panjang dan semakin panjang hingga tanpa ada ujungnya, yang ada hanya sebuah benang panjang dengan segala kelekatannya .tak dapat diputuskan ataupun dipisahkan.

 

.
.

ecthe macht
.
.
.

Ke enam pria dengan tinggi dan wajah yang berbeda ~ tentu saja !
Tengah duduk mengelilingi sebuah meja panjang di sebuah ruangan yang cukup besar, seorang diantaranya yang duduk di ujung meja atau lebih tepatnya berada di tengah ujung , kini tengah menyilangkan kedua tangannya , wajahnya yang begitu tegas begitu tersirat akan jiwa kepahlawanan , dengan wajah yang begitu sempurna tergambar nyata pada setiap jengkal wajahnya , begitu mempesona hingga siapapun yang melihatnya saat ini pasti dibuat takjub .
Dengan menempati posisi tertinggi di antara lainnya , pria bermata tajam itu menatap ke lima orang lainnya yang tengah duduk menanti sebuah kalimat ~ mereka tengah mengadakan rapat
Bukan rapat seperti kebanyakan manusia , bukan rapat antara pemegang saham atau rapat rahasia antara mafia , melainkan sebuah rapat penting yang mewajibkan masing – masing dari mereka untuk mau tak mau harus terlibat.

 

“ kai sudah menemukan sang pemegang kekuatan holosapre “

Semua orang nampak terkejut kecuali pria yang duduk di sampingnya – KAI -, pria berwajah sedikit gelap itu hanya menunjukkan ekspresi dingin , tak bergerak tak juga merespon ~ hanya diam dan mendengarkan apapun yang dituturkan oleh sang KETUA

 

“ lalu dimana dia ? kita harus bisa mendapatkannya sebelum para idenvil membawanya terlebih dahulu “

Pria yang duduk tepat disamping sebelah kai kini mengujar , memberikan saran agar para kaumnya segera bertindak ~ tampak sekali wajah khawatir di parasnya yang begitu tampan , membuat sang KETUA yang menatapnya akhirnya mengangguk menyetujui.

 

“ kau benar park chanyeol , oleh sebab itu aku ingin kau dan juga kai menjemputnya “

“ lalu dimana sang pemegang holosapre berada? “

Kali ini pria yang duduk tepat dihadapan park chanyeol ikut mengujar , wajahnya nampak begitu penasaran , akan sosok yang akan menjadi sumber perlindungan kaumnya ~ bagaimanapun sampai sekarang baik dirinya atau yang lain masih belum pernah bertemu dengan sang penguasa , jelas saja hampir ratusan tahun mereka hidup tidak pernah sekalipun mereka menemukan sosok sang penguasa.
Sang penguasa kekuatan
Kekuatan yang dahsyat melebihi kekuatan terhebat sekalipun
Dan setelah menunggu hampir 100 tahun akhirnya mereka bisa menemukan sang holosapre , sang penguasa , sang penakluk , dan sumber dari segala kekuatan dunia.

 

“ kai yang mengetahui lokasi tepatnya , maka dari itu aku menugaskan kalian berdua untuk segera menjemputnya , sebelum para musuh mendahului kita , dan untuk yang lain mulai saat ini aku harap kalian selalu waspada , holosapre telah ditemukan berarti semua musuh akan mulai bergerak , kita harus waspada mulai sekarang “

Semua mengangguk , membenarkan apa yang dikatakan oleh KETUA mereka ~ musuh mereka pasti saat ini telah mengetahui kabar tentang sang penguasa , dan dapat dipastian jika sewaktu – waktu para musuh akan melakukan penyerangan.

 

“ Luhan , baekhyun dan Lay kalian bisa meninggalkan ruang rapat , dan untuk kalian berdua kai dan chanyeol aku ingin kalian terus mengawasi sang penguasa , jika sudah saatnya cepat bawa dia kemarkas segera “

 

“ dan kali ini jangan sampai kalian didahului oleh para musang itu “

Kai dan chanyeol mengangguk mantap , kemudian mereka berlima keluar dari dalam ruangan rapat , menuju ketempat masing – masing dimana mereka akan mulai melakukan pelatihan agar jika telah tiba pada saatnya mereka telah siap .
kIni hanya tinggal sang KETUA yang tersisa , keheningan seketika menyeruak , membuat hatinya semakin merasa gelisa .
Sudah sejak kemarin perasaannya selalu diluputi kegelisahan yang tak jelas alasannya , beberapa kali mencoba tak perduli namun apa daya , hatinya semakin gundah , pekerjaannya sebagai seorang pebisnispun kacau balau ~ tidak ada yang tahu sebenarnya apa yang ada didalam lubuk hati sang pemimpin yang kini tengah gelisah hebat , beberapa kali hanya berusaha menyembunyikan perasaannya dengan ekspresi dingin seperti biasa membuat para saudara – saudaranya tak tahu menahu .
mama telah kembali itu artinya peperangan akan segera dimulai
Kris . pria itu kini hanya bisa mengacak surai keemasannya frustasi , hatinya begitu gundah , sangat sangat gundah ~ berteriak tak bisa- marahpun tak bisa , tidak mungkin jika dia sebagai seorang pemimpin melakukan hal seperti itu dikala semua kaumnya tengah diliputi rasa senang , sang MAMA yang mereka tunggu telah kembali , namun entah kenapa kris tak merasakan apa yang dirasakan para kaumnya , tidak ada rasa senang atau semacamnya yang ada di hatinya kini hanya rasa takut . rasa takut yang tak tahu apa sebabnya ! rasa takut yang begitu kuat !

 

.
.
ecthe macht
.
.

 

“ kau yakin dia tinggal disini ? “

“ benar , aku sudah menyelidikinya beberapa kali “

Kedua pria dengan tinggi yang hampir sama itu kini tengah mengawasi rumah bergaya modern yang tak terlalu besar , hampir sama dengan rumah kebanyakan hanya saja rumah berlantai dua itu Nampak lebih rindang di tumbuhi banyak sekali pohon dan juga bunga lili di sekitarnya.
Gerbang yang sedari tadi tertutup kini Nampak melebar , terbuka dengan perlahan hingga menampilkan sosok seorang wanita yang membawa sekantung plastik berwarna hitam yang cukup besar. Sepertinya itu plastik sampah.
Nampak sangat kerepotan sebab tubuhnya yang begitu kurus kini seolah tertutupi oleh besarnya plastik sampah itu , dengan bersusah payah wanita itu menyeret kantong itu kearah sisi kanan rumahnya , menaruhnya kedalam tong sampah besar yang telah disediakan.

 

“ apakah dia ? “

“ dasar bodoh kau park chanyeol , tentu saja bukan ,
mana mungkin MAMA memiliki wajah tua dan kurus seperti itu “

Park chanyeol . pria yang memiliki tinggi hampir 187 cm itu kini hanya terkekeh pelan, tentu saja walau terkadang dia memang bodoh tidak mungkin dia tak dapat mengenali sang MAMA yang akan kai tunjukkan padanya~ walau belum pernah bertemu sekalipun yang namanya ikatan pasti akan ada pertanda , chanyeol sangat yakin jika dia berhadapan langsung dengan sang MAMA pasti jantungnya akan bergetak 2 kali lebih kencang , seperti apa yang sudah ditakdirkan
MAMA adalah jantung
MAMA adalah Kehidupan
MAMA adalah sumber dari segala sumber
Maka jika MAMA bertemu dengan para bangsanya pasti akan ada sebuah ikatan yang dinamakan hubungan antara pelayan dan raja . saling terhubung dan saling terikat . membantu dan melayani begitulah yang disebut dengan ikatan TAKDIR.

 

“ kai kau merasakannya? “

Pria berkulit tan itu mengangguk , kemudian menatap keatas lantai dua rumah itu , chanyeolpun ikut melakukannya . seketika itu dari tempat mereka berdua dapat terlihat sesosok bayangan yang tengah berdiri tepat di dekat jendela .
Chanyeol dan kai merasakan angin sejuk menerpa kulit mereka , memberikan sensasi dingin namun menenangkan secara bersamaan , disana diatas sana sesosok wanita cantik tengah berdiri termenung menatap entah kemana , wajahnya putih bersih seolah bersinar saat cahaya mentari menerpa wajahnya dari balik jendela.
Jantung kedua orang itu berdetak dua kali lebih cepat

 

“ itu pasti dia “

“ kau benar “

Rembulan begitu indah , mataharipun juga indah
Tapi sosok itu jauh lebih indah
Rambut hitam pekat yang tergerai itu tersapu angin hingga menerbangkan beberapa helai rambut indahnya , sepasang iris mata coklat itu menatap jauh entah kemana , hidung bagai pahatan sempurna dari sang ahli , bibir pink soft yang mungil adalah sentuhan akhir dari sebuah karya sempurna yang tidak pernah ada di belahan bumi manapun.
Sangat sempurna !
Chanyeol masih terpaku akan sosok MAMA yang baru pertama kali ini dilihatnya , bahkan kedua mata bulat itu seolah enggan berkedip ~ hanya terpaku menatap satu objek yang begitu teramat sempurna di matanya ~ rasanya berkedip pun tak sudi , sosok itu begitu sangat luar biasa

 

“ chanyeol berhentilah menatap MAMA seperti itu “

“ dia begitu luar biasa kai “

“ aku tahu , kita harus tetap mengawasinya , kemarin aku bertemu dengan salah satu dari bangsa idenvil “

Chanyeol kini mengalihkan tatapannya pada kai , mendengar nama IDENVIL membuatnya jadi berubah waspada

 

“ kau bertemu dengan idenvil? ini gawat , berarti mereka sudah mulai bertindak “

“ sepertinya mereka masih belum melakukan apa – apa , dan kurasa mereka sudah mengetahui jauh sebelum aku “

Kening chanyeol berkerut bingung , seolah ada banyak sekali pertanyaan yang mampu membuat otaknya kehilangan akal beberapa saat , bagaimanapun mendengar penuturan kai seolah tak masuk akal sama sekali ~ bangsa idenvil yang terkenal akan kelicikan dan kekejamannya tak melakukan apapun bahkan setelah mereka menemukan sumber kekuatan dari segala kehidupan ~ itu tidak mungkin!

 

“ lalu kenapa mereka tak melakukan apapun , saat mereka telah menemukan sang pemegang holosapre ? “

Kai sepertinya juga bingung , ekspresi pria itu Nampak seperti orang bodoh ~ seperti anak TK yang tak mengerti harus bagaimana dan seperti apa mengerjakan tugas dari sang guru . hanya menangis jika dirasa tak mampu atau mungkin diam tanpa mau melakukan apapun ~ untunglah kai berbeda , setidaknya pria itu hanya menunjukkan ekspresi bodoh saja , sedang yang lain dia masih mau melakukannya.

 

“ aku juga tak tahu , tapi aku akan terus menyelidikinya “

“ ya kau memang harus menyelidikinya “

Lama mereka berdua memikirkan banyak sekali alasan tak masuk akal , hingga tanpa sadar mereka telah mengabaikan sang MAMA yang kini telah pergi entah kemana ~ dan entah mereka sadar atau tidak jika sekarang ini seluruh pergerakan mahluk hidup tengah terhenti , semua yang bernyawa atau bahkan tak bernyawa sekalipun kini seolah kehilangan gravitasi bumi ~ mematung tanpa bergerak sedikitpun

 

“ kai apa kau merasakan sesuatu yang aneh “

Kali ini kai mengisyaratkan chanyeol untuk diam , dengan waspada kai menengok kesegala arah ~ dan benar dugaannya , sepertinya satu musuh telah datang . kai merasakan ada aura hitam berada tak jauh dari tempatnya , seperti berada tepat di belakang rumah milik sang MAMA

 

DEG

Gawat .

Time Control

 

“ sial “

 

.
.
ecthe macht
.
.

Taeyeon sedang sibuk dengan berbagai perlengkapan mendakinya , beberapa hari lagi kampus akan melakukan perjalanan ke gunung , berkemah dan membakar api unggun sebagai hari perayaan berdirinya kampus jeguk , tas – tas ranselnya telah ia obrak abrik beberapa kali , mencari yang sekiranya cocok dan pantas untuk ia pakai nanti.
Namun sampai sekarang taeyeon tak menemukan satu taspun yang cocok dengannya , ada beberapa yang terlihat menarik namun taeyeon seolah tak tergoda .
Dilihatnya banyak sekali tas ransel yang ia dapatkan entah dari siapa saja , yang taeyeon tahu saat ini lemarinya telah penuh dengan tas – tas ransel dengan berbagai ukuran ,bentuk , motif dan juga warna.

 

“ aku harus memakai yang mana “

Taeyeon hendak melempar beberapa tas keatas ranjang , namun sesuatu terjadi .
Tas itu melayang namun tak sampai menyentuh permukaan ranjang . hanya terjarak beberapa centi saja dari atas ranjang namun tak ada tanda – tanda tas itu akan menjatuhkan diri .
Taeyeon melirik keseluruh kamarnya dan sama semua benda seolah berhenti , jam dinding di atas meja belajarnyapun tak bergerak sama sekali, jarumnya tetap berhenti di angka 5 , ikan yang di letakkannya di dalam aquarium kecil di samping ranjangnyapun juga berhenti bergerak ~ semua terlihat seperti PATUNG

 

DEG

Ada apa?
Kenapa ini?

Taeyeon merasakan hawa yang begitu dingin , di balik jendelanya taeyeon melihat sesuatu yang berkilau , seperti ES yang seperti merambat perlahan ~ seperti akar pohon yang terus berjalan lewat celah – celah jendela .

 

“ apa itu “

Bongkahan es berwarna putih kebiruan itu seolah mendekati tempat taeyeon , semakin lama semakin dekat dan anehnya taeyeon tak berniat sama sekali untuk bangkit atau sekedar menyelamatkan diri , yang di lakukannya saat ini hanya duduk terdiam melihat dan mengamati bongkahan es panjang mengkilat itu berjalan kearahnya.
Semakin dekat dan semakin dekat

 

JDUUUAAARR

Taeyeon menutup matanya , sesuatu yang besar tengah terjadi , sebuah cahaya yang begitu besar dan menyilaukan seolah memaksanya harus menutup mata . yang tertangkap oleh pendengarannya hanya suara ledakan dahsyat

 

Tubuhnya melayang
Tak menyentuh tanah
Beban terasa begitu ringan
Grafitasi bumi seolah terbalik

 

 

 

 

“ anda baik – baik saja MAMA “

Suara yang tak pernah sekalipun di kenalnya kini tertangkap di sela – sela sisa ledakan , terdengar begitu jelas walau beberapa kali telinganya terserempet benda – benda kecil , telinganya yang sedikit berdengung membuatnya antara yakin dan tidak yakin ~ entah itu memang benar ada atau hanya ilusinya saja

 

“ MAMA anda baik – baik saja ? “

Kali ini suara yang berbeda , lebih besar dan berat … sebuah pertanyaan yang terlintas adalah apakah ini nyata?
Ledakan , Es , waktu dan melayang ~ semua yang tengah terjadi benarkan nyata ?
Ragu namun pasti kedua manik mata yang tengah terpejam itu mulai terbuka , menampilkan dua iris mata indah yang akan terbit dari kelopak matanya yang sangat sempurna, bulu matanya yang panjang perlahan bergerak , mengerjap – ngerjapkan matanya secara perlahan ~ sungguh sangat lucu

 

“ kau siapa? “

Pertanyaan itu meluncur sukses bersamaan dengan kelopak mata itu yang melebar besar , terkejut dan bingung ~ tentu saja ! , pria yang belum pernah ditemuinya kini tengah melingkarkan tangannya kepinggang sempit milik taeyeon , membawanya terbang di atas semburan bara api yang hampir menyerupai laut. Taeyeon merinding ~ dibawah sana banyak sekali api yang begitu banyak , membakar apa saja yang ada dihadapannya ~ bahkan tas – tas ransel milik taeyeon yang belum sempat dibenahinya kini telah hangus menjadi abu

 

“ kai , cepat bawa MAMA pergi kemarkas , disini terlalu berbahaya “

“ lalu bagaimana denganmu ? “

“ aku akan menghadang pergerakan dua mahluk sialan itu “

“ baiklah , kau harus berhati – hati dengan tao , dia adalah lawan terberatmu chanyeol “

“ aku tahu, cepat bawa MAMA sebelum dua mahluk itu mengejarmu “

 

 

“ sebenarnyakali—-“

 

 
Kalimat itu terpotong begitu saja , kini kedua mata itu melebar lagi bahkan kali ini sangat teramat besar seolah ingin mengeluarkan dua benda bulat itu dari tempatnya ~ taeyeon merasa seperti kehilangan akal sehatnya saat ini , dalam satu detik sekarang taeyeon telah berada entah dimana , semua yang ada bukanlah tempat yang ia kenal , semua tampak asing
Hanya 1 detik
Semuanya berubah
Hanya 1 detik
Tubuh ini hilang entah kemana
Kedua mata hitam bagai elang yang kejam itu kini menatap tajam , seolah begitu tak ingin di tolak atau di berontak , semua harus di turuti dan di penuhi , wanita yang masih ada dalam pelukannya itu hanya menelan salivanya kasar , tak berani berbicara

 

“ akhirnya kau membawanya kai “

TO BE CONTINUED
.
.
.

HAHAHAHAHAHAHA……………… bagaimana ? ANEH ? KACAU ? JELEK ? -_-”
iya – iya author tahu . *ngambek … #tolong abaikan

baiklah reader Bau – Bau Fanfiction yang baik jangan lupa review / commentnya ya .. kritik dan saran author terima asalkan tidak dengan kalimat kasar . 😀 maklum saya kan juga manusia biasa jadi perasaan rada’ sensitif juga *OKE makin gak nyambung !! -___-

pokoknya inti dari semua OCEHAN saya adalah JANGAN LUPA REVIEW / COMMENT / LIKE 
sampai jumpa di chapter berikutnya …. annyeong 😀

Iklan

7 pemikiran pada “ecthe macht [1]

  1. Yeay…. ada ff bru…. XD
    Aigooo….. Tae Unnie jdi MAMA yaaa
    kok,tdi Unnie blang ff ini trinspirasi dri Naruto….
    nah skarang aku bingung dimna adegan kyak Naruto gtu,trus apa hbungannya… ‘-‘

    Sngat Rmit yaa…
    wkwkwk…. nggk apa” dh… haduh -_-
    Aigoooo… itu Chanyeol hti” ntar bla mta lho jtoh…
    Ksihan Tas rnsel Tae Unnie udh jdi upik abu….
    ntar Tasnya brubah jdi Cinderella kn (?) eh….

    Unnie klanjutannya di tnggu yaaa… 😀
    FIGHTAENG!! ❤

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s