The Memories (OneShoot Kryber)

memories

“The memories can be removed in your life.”

Dibawah pohon rindang itu seorang gadis tengah duduk di kursi taman sembari melihat lihat isi dari buku yang ia pegang. Sebuah senyuman simpul terlukis di wajahnya saat dia melihat sebuah gambar dua orang yang sedang bertatapan dan salah satu dari mereka mencubit pipi yang lain. Terlihat terdapat kenangan manis di balik gambar itu.

“hey kau! Kau mengotori baju ku, bodoh”

“maaf, aku tidak sengaja. Tapi kau tetap cantik” seseorang berkata demikian ke gadis yang lebih muda dan tangannya meraih pipi gadis tersebut dan sedikit mengelusnya.

Kejadian itu selalu menghantui pikirannya. Hanya manisnya kenangan yang dapat ia rasakan sekarang. Jari sang gadis itu pun bergerak untuk membuka lembaran selanjutnya dari buku itu. Gambar seseorang yang sedang mengacak acak pelan rambut gadis yang lebih muda, Gadis digambar itu terlihat sedang menatap seseorang yang mengacak rambutnya dan tersenyum manis kepada nya. Senyuman gadis itu pun semakin lebar saat melihat gambar tersebut.

“kenapa wajahmu itu hm?” seseorang bertanya kepada gadis yang lebih muda

“nilaiku. Semester ini nilaiku sangat turun” jawabnya sambil meniup poninya sebal.

“kau ini pintar, soojung. Tapi kau harus lebih fokus. Aku yakin kau pasti bisa” orang itu tersenyum untuk menenangkan nya

“apa aku bisa?” Gadis yang bernama soojung tersebut bergumam sendiri sembari melempar badannya pasrh ke sofa.

“ya tentu! Jangan berpikiran negative, princess! Aku akan tetap mendukungmu” orang itu berusaha menenangkan soojung, lalu mengacak rambutnya pelan dan memberikan senyuman hangat kepadanya. Dan senyumannya pun dibalas oleh soojung.

Gadis itu tetap tersenyum lebar saat melihat gambar tersebut, seakan akan dia berada disuasana di gambar tersebut yang penuh kehangatan.

Jarinya bergerak pelan menuju halaman selanjutnya, sekarang gambar gadis itu pun muncul lagi dengan gaun hitam elegan yang dipakainya, kedua tangannya di genggam dan dicium oleh seseorang. Dan raut wajah dari gadis digambar itu tersipu malu dan bahagia sekali. Jari gadis tersebut mengelus pelan gambar seseorang yang sedang memegang tangannya tersebut. “Aku mencintaimu..” suaranya pelan dan sedikit lirih tetapi dia tetap menunjukkan senyumannya.

“Soojung, aku menyukaimu” seseorang itu meraih tangan gadis itu dan menatap matanya dalam agar meyakinkan perasaannya.

“—aku, juga” jawab gadis itu singkat tetapi memberi makna yang dalam untuk orang tersebut.

“aku janji, akan menjaga dan membahagiakanmu” orang itu mencium kedua tangan soojung, untuk menandakan bahwa ia serius dengan ucapannya.

Seakan tidak ingin kehilangan memori tersebut, gadis itu terus menatap gambar yang ada di buku tersebut. Di lihatnya secara perlahan detail gambar dengan mempertahankan senyumannya. Ini terasa indah sekali, sampai gadis itu tidak beranjak menatap dan mengelus gambar orang tersebut.

Setelah puas memperhatikan gambar itu, jarinya pun melanjutkan membuka lembar selanjutnya. Kini terdapat gambar gadis itu yang sedang bersedih, terlihat gadis digambar itu menundukkan kepalanya untuk menyembunyikan air matanya dan meremas celana yng dipakainya dengan kuat untuk meredam rasa sakit hatinya, tetapi di belakang gadis di gambar itu, ada orang yang sedang memperhatikannya dari kejauhan.

“kita tidak bisa melanjutkan ini semua” dengan tegas gadis berambut panjang berbicara.

“kenapa? Tapi kita saling mencintai bukan?” jawab orang berambut pendek itu dengan penuh ke khawatiran.

“tidak, tetap tidak bisa amber” gadis itu menggigit bibir bawahnya, agar ia bisa menahan air matanya yang mulai jatuh.

“tapi soojung…” perkataannya di potong oleh soojung

“pada akhirnya, hukum alam sudah membuat wanita berpasangan dengan pria amb” kini air mata soojung mulai mengalir tetes demi tetes. Ia tidak bisa menahannya lagi. Orang yang bernama amber tersebut hanya bisa terpaku diposisi nya dan melihat orang yang sangat di cintainya tertekan di depan matanya. Sungguh, amber tidak sanggup lagi melihat keadaan yang mendera soojung sekarang.

“Baik, jika itu membuatmu tenang dan tidak merasa tertekan. Aku akan pergi..” amber mendekatkan bibrinya ke kepala soojung, lalu mencium pucuk kepalanya dengan dalam dan penuh rasa perih. Karna mungkin ciuman ini adalah yang terakhir.

Gadis itu pun hanyut dalam kenangannya, dia meneteskan air mata seakan akan ia mengalami hal yang  serupa saat ini. Dengan melihat gambar itu saja, sudah menggambarkan rasa sakit pedih dan tertekan yang di rasakan oleh kedua orang yang ada di dalam gambar itu. Gadis itu dengan cepat melanjutkan membuka halaman selanjutnya, karena ia tidak sanggup untunk mengenang semua rasa sakit itu.

Di gambar berikutnya, disuatu kamar rumah sakit. Gadis berambut panjang tersebut sedang memegang tangan seseorang dengan ketulusan, dan ekspresi wajahnya sangat ketakutan. Mengapa dia sangat ketakutan? Dia takut kehilangan orang yang sangat mencintainya.

“sejak kejadian itu, amber sering pulang larut malam. Pikirannya sangat kacau, dan dia terlihat seperti orang depresi” Seorang sahabat amber menjelaskan semua kejadian yang menimpa amber kepada soojung. Soojung hanya memperhatikan dengan seksama cerita dari sahabat amber itu, dan dia tak melepaskan genggamannya di tangan amber.

“dia sangat berharap kau bisa menerimanya, menerima apa ada nya dia. Menerima jika dia adalah wanita.” Kata kata dari sahabatnya tersebut menusuk perasaannya

“meskipun dia seorang wanita, dia tidak mempunyai niat untu menyakitimu, dia slalu melindungimu, slalu menghiburmu, dan dia juga merelakan perasaannya demi kau. Dia mengahncurkan perasaannya demi kau!” sekarang sahabat amber itu menghakimi soojung dengan perkataannya tersebut.

Soojung semakin takut sedih dan khawatir melihat keadaan amber yang semakin memburuk dengan sejumlah peralatan medis yang menyangkut di tubuhnya danjuga dengan perkataan sahabat amber tersebut. Dia tidak menangis, karna dia bukan gadis yang ingin di nilai lemah. Dia menyembunyikan semuanya karna amber. Dia harus kuat saat amber dalam keadaan lemah seperti ini.

Dengan tiba tiba gadis itu membalik lembar selanjutnya kran tidak ingin kesedihannya semakin terbuka saat mengenang semua itu. Tapi di lembar terakhir, bukannya meredakan kesedihannya. Tetapi  gadis itu tak sanggup untuk menahan tangisnya, ia menangis meluapkan rasa penyesalan dan kesedihan hatinya saat melihat gambar sebuah kuburan dengan tulisan “Amber Liu” yang ada dinisan tersebut.

Gadis itu tidak menyangka amber meninggalkannya dengan cepat, bahkan gadis yang bernama soojung itu tidak pernah tau bahwa amber sudah meninggalkan dunia ini. Karena ia di paksa orang tua nya untuk tidak menemui amber lagi. Krystal hanya menangis sambil memeluk gambar kuburan amber dengan erat “Maafkan aku amb..aku sangat mencintaimu” Soojung merintih seakan hatinya tertusuk oleh ribuan pisau tajam dengan mengetahui orang yang sangat mencintainya sudah tidak bisa berada di sisi nya lagi.

“Amber yang menyuruhku mengambil gambarmu dan dia secara diam diam, tujuannya untuk mengenang memori memori indah kalian saat kalian diperbolehkan bersatu. Tapi apa daya, manusia hanya berencana dan tuhan yang menentukan. Ini semua kehendak tuhan” sahabat amber muncul dari balik pohon itu untuk meredakan kesedihan soojung saat ini. Ia menempatkan dirinya di sebelah soojung dan menepuk pelan punggung soojung, tetapi hanya isak tangis yang terdengar dari mulut soojung.

-END-

Hai! Udah dua tahun hiatus dari nulis ff sekarang muncul tiba tiba dengan ff bergenre yuri lol untuk saya.

Maaf kalau ff iseng iseng ini alurnya maju mundur cantik. Ini beneran dadakan Cuma dua jam bikinnya. Lol jadi curhat. oiya ini covernya juga saya ambil dari twitter entah punya siapa, tapi makasih bgt loh udah ngedit foto kryber bagus ^^Pokoknya happy reading buat pecinta Kryber dan diharap Komentarnya juga keke ~^^

Iklan

4 pemikiran pada “The Memories (OneShoot Kryber)

  1. jole

    Sedihh ambernya meninggal… kasian princess kesepian😢😢😢 tapi keren bun ff nya top lah👍👍
    Ditunggu ff kryber yg lain ya bun😂🔫

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s